Demo Di Palopo Ricuh, Polisi Amankan 14 Orang

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, PALOPO –

Demo mahasiswa di depan Gedung DPRD Kota Palopo, Senin (11/4/2022), berujung rusuh. Akibatnya, petugas mengamankan 14 orang pengunjuk rasa.

Mahasiswa yang mengatasnamakan diri Aliansi Peduli Rakyat (Ampera) itu, terlibat bentrok dengan aparat keamanan. Gedung DPRD Palopo pun menjadi sasaran lemparan batu demonstran.

Suasana memanas karena mahasiswa tidakbisa masuk ke dalam gedung yang dipagari kawat, sehingga terjadi aksi saling dorong dengan petugas keamanan disertai pelemparan batu ke arah petugas.

Kapolres Kota Palopo, AKBP Muhammad Yusuf Usman, mengatakan, kericuhan yang sempat terjadi diduga pelemparan batu yang direspon oleh petugas dengan tembakan gas air mata ke pengunjuk rasa di Lapangan Pancasila.

AKBP Muhammad Yusuf Usman membenarkan dalam insiden itu, ada 14 orang diamankan di Mapolres Palopo.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  BNK Sidrap Sosialisasi P4GN di Rutan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Dari Swasembada ke Hilirisasi, Mentan Amran Perkuat Sinergi dengan Media

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA — Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menggelar dialog terbuka bersama puluhan pimpinan media yang tergabung...

PLN Sinjai Jadwalkan Pemadaman Listrik di Sinjai Timur dan Selatan

PEDOMANRAKYAT, SINJAI – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sinjai kembali menjadwalkan pemadaman listrik sementara dalam rangka pemeliharaan dan...

Pionir di Sulsel, Koperasi Prabu Phinisi Sejahtera Cetak Rekor RAT Tercepat Tahun Buku 2025

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Koperasi Prabu Phinisi Sejahtera Sulawesi Selatan kian mengukuhkan eksistensinya dalam mengimplementasikan tata kelola organisasi yang...

Menulis Apa Adanya, Merawat Nurani: BugisPos Menapaki Usia 27 Tahun

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Tak semua media mampu menua dengan anggun. Sebagian gugur di tengah jalan, sebagian lain kehilangan...