Disamping itu, kami juga merekrut orang-orang yang punya komunitas, massa, atau yang pernah berkecimpung pada organisasi-organisasi kemasyarakatan, sehingga partai ini secara otomatis sudah mempunyai simpatisan sendiri.
Faisal menambahkan, saat ini elektabilitas Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) menunjukkan trend positif, yakni menempati peringkat ke-11 diantara 75 kontestan pemilu yang menurut rencana akan berlangsung pada 2024 mendatang.
“Insya Allah, kalau dari segi elektabilitas PKP ini, kedepannya kami akan berupaya untuk meraih posisi ke-3 besar peringkat elektabilitas partai kontestan pemilu pada tahun 2024 mendatang,” tegasnya.
Saat ditanya oleh media ini terkait penguatan ranting-ranting Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Kota Makassar, Faisal dengan sigap mengatakan, kalau di ranting-ranting tidak perlu diragukan lagi karena orang-orang yang ada di ranting tersebut adalah kerabat dekat kami.
Kedepannya, kami juga akan mengedepankan standar operasional partai kepada seluruh anggota dan pengurus PKP Sulsel khususnya di Kota Makassar, selanjutnya kami akan membantu seluruh DPK-DPK di 24 Kabupaten/Kota.
“Kemarin itu, ada yang sempat merapat mantan anggota atau ketua sayap PKPI (Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, adalah nama lama dari PKP, red), dan ia mau kembali menjadi ketua sayap lagi, saya bilang Monggo (silakan, red) asal mau membangun dan membawa partai ini kearah yang lebih baik,” imbuh Faisal.
Target DPK PKP Makassar kedepannya adalah, tiap Daerah Pemilihan alias Dapil terdapat Calon Legislatif, atau meraih sebanyak lima kursi. “Makanya kami selalu optimis untuk mendapatkan kursi lebih banyak lagi,” tukasnya.
“Setiap kali pertemuan, hampir seluruh DPK-DPK hadir, khusus untuk DPK PKP Makassar, saya rasa kami sangat solid hingga saat ini,” tutup Ir. Faisal Mamma. (Hnd)