Menakar Manfaat Ramadan Untuk 11 Bulan Ke Depan

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Oleh : H Hasaruddin, Guru Besar UIN Alauddin Makassar

Setiap menjelang Ramadan, umat Islam di seluruh dunia antusias dan sangat bergembira menyambut bulan yang penuh kemuliaan tersebut. Dengan wajah berseri-seri, setiap Muslim mengucapkan, Marhaban Ya Ramadan. Bahkan tulisan tentang ucapan selamat datang tersebut terpajang di hampir setiap sudut jalan protokol di negara berpenduduk mayoritas Muslim ini.

Agaknya, menurut Agus Mustafa, kegembiraan tersebut disebabkan oleh pengetahuan mereka bahwa Ramadan adalah bulan yang banyak membawa berkah dan manfaat buat kehidupan manusia. Manfaat dan berkah yang tidak didapatkan di luar bulan suci Ramadn.

Setidaknya ada empat manfaat yang diperoleh umat Islam selama bulan suci Ramadan. Yaitu, manfaat yang bersifat lahiriah berupa kesehatan, dan ketajaman serta kejernihan berfikir. Manfaat kebatinan yang bersifat meneguhkan keyakinan dan pengendalian diri dalam mengarungi kehidupan.

Ada pula manfaat sosial, yang berfungsi membangun kembali sendi-sendi kehidupan sosial agar diperoleh format kehidupan kolektif yang adil dan sejahtera. Serta manfaat spiritual berkaitan dengan kedekatan kepada Allah SWT. Sang Pencipta, sebagai puncak dan tujuan hidup setiap Muslimin dan Muslimat.

Pada bulan suci Ramadan, pengajian diselenggarakan di berbagai tempat, baik di lingkungan kantor maupun maupun hotel-hotel berbintang. Tak ketinggalan, acara televisi dan radio juga menyajikan siaran dan bimbingan keagamaan secara optimal. Itu semua telah berlangsung belasan dan puluhan tahun, tulis Qomaruddin Hidayat.

Tetapi, lanjut Qomaruddin, mengapa berbagai ajaran luhur dan norma-norma keagamaan yang agung dan mulia tidak tercermin dalam perilaku politik, ekonomi, dan etika sosial sehari-hari yang pada gilirannya membuat kita terjerembab dalam krisis sosial yang sangat memalukan dan memilukan ini?

Hal seperti perlu kita renungkan di bulan Ramadan, seraya mempersiapkan diri mengikuti upacara hari lahirnya kembali diri kita ke fitra, bagai seorang anak yang dilahirkan tanpa noda dosa sama sekali.

Baca juga :  Gelar Vaksinasi Di PiPo, PSMTI Sulsel Siapkan 800 Dosis

Kita pantas bertanya pada diri sendiri, cukup berhasilkah, cukup kuatkah, dan cukup mampukah kita merealisasikan berbagai manfaat yang didapatkan di bulan suci Ramadan ini sebagai modal kehidupan sosial di sebelas bulan yang akan datang, yang penuh tantangan dan menyiratkan sedikit banyak keraguan dan kegalauan. Allah A'lam. ***

Makassar, 30 April 2022

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Pangdam XIV/Hsn Dorong RS Kesdam Tingkatkan Pelayanan Menuju Standar Kepresidenan

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Wujud kepedulian terhadap pelayanan kesehatan prajurit, keluarga besar TNI, serta masyarakat, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI...

1.019 Prajurit Bintara Resmi Dilantik, Pangdam XIV/Hasanuddin Ingatkan Jati Diri Prajurit

PEDOMANRAKYAT, GOWA - Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba)...

Kunker ke Topdam, Pangdam XIV/Hasanuddin Tegaskan Integritas dan Rekrutmen TNI Bersih

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan komitmen kuat terhadap pembinaan integritas, profesionalisme, dan kualitas...

Presiden Prabowo Panen Raya Padi di Karawang, Tegaskan Arah Pertanian Modern Indonesia

PEDOMANRAKYAT, KARAWANG – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto turun langsung ke sawah Karawang untuk memimpin panen raya padi,...