PEDOMANRAKYAT.MAKASSAR---Sebagai rangkaian pelaksanaan wisuda periode I Tahun 2022, ratusan mahasiswa penyandang gelar Magister dan Doktor bersama keluarga hadiri Malam Silaturahim Program Pascasarjana UMI, Senin (23/5) di Sandeq, Claro Hotel, Makassar.
Menariknya, sebagai gambaran terbangunnya sikap kebersamaan, jajaran pimpinan PPs UMI tampil nyanyi bersama di panggung.
Malam silaturahim dihadiri Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, H Mochtar Noer Jaya, Ketua Dewan Pembina YW UMI, Prof Dr H Mansyur Ramly,SE, para Wakil Rektor, Direktur PPs UMI, Prof Dr Sufirman Rahman,SH,MH, para dekan, Kepala Lembaga lingkup UMI dan sejumlah pengurus Majelis Taklim Ukhuwah UMI.
Direktur PPs UMI, Prof Sufirman Rahman,SH,MH saat sambutan mengemukakan, jumlah calon wisudawan PPs UMI Periode I tahun 2022 sebanyak 437 orang. Rinciannya, 51 doktor dan 386 magister dari berbagai Program Studi (Prodi). Selanjutnya saat ini terdata mahasiswa PPs UMI aktif 2.854 orang.
Prof Sufirman berpesan kepada 437 mahasiswa yang akan diwisuda, diharapkan tetap menjaga silaturahim dan nama baik almamater. Menurutnya, Pengembangan Prodi di PPs UMI sangat ditentukan berbagai pihak termasuk peran para alumni.
''Ramah tamah ini dilaksanakan, diharapkan akan terwujud komitmen sebagai bagian dari tanggung jawab moral terhadap upaya kemajuan almamater UMI ke depan. Jika kita cermati berbagai perguruan tinggi maju dan reputasi dunia, ternyata sinergitas dengan berbagai pihak termasuk alumni sangat berperan besar untuk kemajuan almamaternya,'' ungkap Sufirman Rahman.
Guru Besar Fakultas Hukum UMI itu menambahkan, dalam pengisian borang untuk akreditasi, peran alumni merupakan salah satu item penilaian penting. Dengan demikian, alumni itu akan terlacak dalam rangka kemajuan almamaternya. Untuk itu sinergitas alumni harus berjalan terus.
Senada dengan itu, Rektor UMI, Prof Basri Modding mengemukakan, alumni yang merasa memiliki UMI merupakan sosok alumni yang diridhai Allah Swt. Dengan demikian, alumni yang senantiasa memberikan informasi untuk pengembangan UMI, sangatlah diridhai Allah Swt.
Dibagian lain rektor menegaskan, secara kelembagaan terdapat enam butir komitmen ke-UMI-an. Khusus untuk komitmen pribadi, sebagai keluarga besar UMI, harus senantiasa taat dan bersyukur atas nikmat Allah Swt.
''Mohon doanya, saat ini UMI secara bertahap menerapkan Embracyng Smart System menuju kampus digitalisasi dan senantiasa menerapkan kerja berjamaah,'' tandas Rektor seraya mengatakan, UMI ini wakaf, jadi
alhamdulillah jika ada alumni berniat berwakaf. Wakaf bermakna luas, baik berupa pemikiran maupun harta benda.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina YW UMI, Prof Mansyur Ramly mengungkapkan, tahun 2006 pernah ada penelitian mengenai ''Apa yang diperlukan untuk sukses. Ternyata, kretivitas/inovatif, networking (jaringan) dan Trust (keterpercayaan).
''Dengan demikian, menjaga networking, keterpercayaan dan kreativitas di Pascasarjana UMi ini, sebuah kekuatan besar. Jika ingin sukses, tak cukup bermodalkan leadership yang baik, tapi kita juga perlu memiliki followers yang baik pula. Apalagi, jika ditunjang konsep kerja berjamaah,'' tutup Mansyur Ramly yang juga Ketua Dewan Guru Besar UMI itu. (*).