“Kami datang untuk membuat film dokumenter untuk kebutuhan internal perusahaan yang memang menyiapkan peralatan elektronik yang digunakan dalam sistem pembelajaran digital. Apa yang kami lihat disini sangat baik untuk disebarkan di daerah lain,” jelasnya.
Louis juga memberi apresiasi yang tinggi dengan metode pembelajaran digital yang diterapkan oleh Dinas Pendidikan Sinjai dan komitmen Pemerintah daerah dalam mendukung digumitalisasi dunia pendidikan.
“Kami merasa takjub sekali karena apa yang dilakukan disini bukan main-main, tidak bisa diremehkan dan patut diapresiasi. Kami sangat mendukung dan senang bisa berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Sinjai, kami siap berkontribusi untuk memajukan pendidikan di Sinjai ini,” tandasnya.
Sementara itu Kadisdik Sinjai A. Jefriyanto Asapa merasa bangga sebab dengan adanya pembuatan film dari perusahaan ternama ini, dunia pendidikan di Sinjai akan dikenal lebih luas.
“Selama pandemi ini kita telah menerapkan pembelajaran berbasis digital dengan memanfaatkan produk dari Jabra dan produk lainnya sehingga ini yang menjadi alasan sehingga Jabra membuat film pembelajaran digital di Sinjai,” katanya.
Jefriyanto berharap dengan adanya produksi film ini memberikan publikasi tentang keberadaan guru-guru hebat dan anak didik di Kabupaten Sinjai yang akan menjadi penerus bangsa kedepan.
“Harapan kami film ini bisa menjadi monumental bersejarah bahwa tahun ini Sinjai berada diatas rata-rata dari Kabupaten lain dalam memerangi pandemi tanpa mengenyampingkan kewajiban anak didik kita sesuai kurikulum yang ada,” pungkasnya. (AaN)