Tanaman Nenas, Unggulan Lorong Wisata di Kelurahan Karunrung

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT.MAKASSAR-- Lurah Karunrung M Iqbal terus berbenah dengan menata tempat sebagaidestinasi baru dalam merespon program Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam peningkatan lorong garden dan 5000 lorong wisata.

Upaya ini dilakukan sebagai bentuk respon cepat pengembangan potensi wilayah di Kelurahan Karunrung dalam hal pemberdayaan berkelanjutan.

Iqbal mengatakan,lorong wisata (Lonwis) di Kelurahan Karunrung ini semua sudah berjalan sesuai prosedur yang diminta Wali Kota Makassar, termasuk yang ditekankan, lebar lorong harus tepat. Begitupun panjangnya tidak boleh ada rekayasa dan harus benar.

Untuk itu, apa yang telah dicanangkan pada program peningkatan lorong garden dan lorong wisata harus dimaksimalkan sebagai peluang dalam mengeksplorasi potensi sumber daya di Kelurahan Karunrung.

"Kita terus melakukan pembenahan, sehingga Kelurahan Karunrung semakin ramah dikunjungi oleh orang orang luar dan ini tentunya akan berimbas dengan peningkatan inkam itu bisa tercapai bahkan mampu melebihi dari sebelumnya, kata Iqbal di ruang kerjanya beberapa waktu.

Menurutnya, seluruh staf dan komponen di kelurahan ini agar aktif sosialisasikan program ini dengan berbagai edukasi pencanangan lorong wisata. Tentunya jadi motivasi kami terus bangkit dan semangat dalam membangun kemajuan wilayah di Kota Makassar khususnya di Kecamatan Rappocin.

"Salah satu unggulan lorong wisata Kelurahan Karunrung, lorong Karya Dua yang dikelola kelompok wanita tani dengan memanfaatkan lahan yang dipersiapkan untuk pembibitan.

Setiap warga menanam pohon Nenas dan uniknya tanaman Nenas itu masih di Pot tetapi terus berkembang dan berbuah. jadi disitulah nantinya penyuplaian dari rumah ke rumah apabila buah Nenas itu berhasil, dan memang sudah banyak tanaman Nenas yang ada disitu.

Itu nantinya akan digratiskan untuk warga, menurut pengelola kebun. Tinggal bagaimana nantinya dari hasil itu dapat menghasilkan suatu bahan yang memang bisa di olah atau langsung dijual.

Baca juga :  Kisah Perjalanan Sukri Abbas Lurah Maccini Parang Hingga Wisata Lorong (Bagian Satu)

Sesuai harapan yang kita inginkan mengenai bagaimana inkam agar bisa meningkat, tentunya dengan merumuskan potensi yang ada di kelurahan, tujuannya mengidentifikasi lorong berdasarkan cluster potensi usaha dalam mengembangan lorong garden dan lorong wisata seperti lorong kuliner, lorong budaya, handicraf, UMKM, pendidikan, agrowisata serta lorong ramah anak.

"Semoga dengan program ini diharapkan dapat meningkatkan semangat mitra kami dalam berinovasi guna terciptanya suatu wilayah yang berdaya saing tinggi sehingga Kelurahan Karunrung menjadi percontohan dari sisi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, ungkapnya. (*Rz)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Pionir di Sulsel, Koperasi Prabu Phinisi Sejahtera Cetak Rekor RAT Tercepat Tahun Buku 2025

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Koperasi Prabu Phinisi Sejahtera Sulawesi Selatan kian mengukuhkan eksistensinya dalam mengimplementasikan tata kelola organisasi yang...

Menulis Apa Adanya, Merawat Nurani: BugisPos Menapaki Usia 27 Tahun

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Tak semua media mampu menua dengan anggun. Sebagian gugur di tengah jalan, sebagian lain kehilangan...

Digelar Mei, Munafri Resmi Buka Registrasi Makassar Half Marathon 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi membuka registrasi Makassar Half Marathon (MHM) 2026 dalam...

Langkah Preventif Mitigasi Banjir: Lurah Kunjung Mae Inspeksi Saluran Air di Kawasan Strategis

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Semangat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga seolah tak pernah padam dari nadi kepemimpinan Lurah...