Anggota DPD RI Dr. Ajiep Padindang Harapkan DPRD Sulsel Hati-Hati Beri Persetujuan Perubahan BPD Sulselbar Jadi Bank Syariah 

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Selatan, Dr. H. Ajiep Padindang.SE, MM; menyayangkan jika rencana mengubah Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulselbar, menjadi Bank Syariah, dilakukan tanpa persetujuan DPRD Sulsel.

Hal ini disampaikannya ke awak media, seusai melaksanakan kunjungan kerja ke Direksi PT. Bank Sulselbar, Kamis (21/07/2022).

“Seharusnya didahului dengan pembicaraan yang mendalam dengan DPRD Sulsel sebagai yang juga representasi pemilik saham, bukan hanya keinginan Gubernur dan para bupati,” kata Ajiep Padindang menambahkan.

Seperti diketahui, katanya, pemerintahan daerah adalah Kepala Daerah dan DPRD, jadi tidak bisa serta merta kepala daerah menyetuji dalam RUPS tanpa membicarakan secara seksama dengan DPRD-nya.

“Penyertaan saham kan mesti disetujui DPRD, baik secara khusus melalui PERDA maupun melalui PERDA ABPD,” tegas mantan Anggota DPRD Sulsel itu.

Lebih jauh Ajiep Padindang mengatakan, memang mengagetkan, bahwa tanggal 20 Juni 2002 yang lalu melalui RUPS Sirkuler, para pemegang saham menyetuji pelaksanaan konversi PT Bank Sulselbar menjadi Bank Umum Syariah. Latar belakangnya antara lain karena Unit Syariah BPD Sulselbar, apabila tidak bisa Spin – Off karena tidak mampu mencukupi modal sampai tahun 2022 ini, maka akan dibuarkan oleh OJK dan tentu seluruh asetnya kembali pada induknya yakni Bank Sulselbar.

“Tentu ada kajian dari pihak Direksi PT Bank Sulselbar, sebab sejak RUPS tahun 2021 yang lalu sudah terungkap gagasan itu, tapi mestinya dilakukan secara mendalam dengan sosialisasi yang luas,“ ujar Dr.Ajiep Padindang, anggota DPD RI dua periode dan berada pada Komite IV yang bermitra dengan OJK, Bank Indonesia dan dengan Kemenkeu RI.

Dr. Ajiep menjelaskan, Direksi PT Bank Sulselbar, seharusnya memberikan pertimbangan yang matang pada Gubenur dan para kepala daerah, sebab mengelola Unit Syariah ( UUS) saja perkembangannya tidak siginifikan dan Pemda juga tidak serius untuk menambah modal selama ini untuk mencapai kecukupan modal agar bisa SPIN OFF.

Baca juga :  Bupati Sedana Arta Apresiasi Ratusan Penari Rejang Renteng Pemkab Bangli di Pura Ulun Danu Batur
Plt Dirut Yulis Suandi serahkan Cinderamata Bank Sulselbar kepada Dr. H. Ajiep Padindang, SE, MM, disaksikan semua direksinya. (foto : ist)

Sudah lama POJK tentang syarat UUS berubah menjadi Bank Syariah terpisah dari induknya, tetapi Pemda Sulsel tidak serius meresponnya, maka tahun 2023 UUS BPD Sulselbar harus dihentikan oleh OJK karena tidak memenuhi syarat kecukupan modal.

“Kalau ada komitmen kuat mau membuat perbankan syariah, kenapa bukan SPION OF UUS BPD Sulselbar saja dengan menambah modal Pemda Provinsi dan Kabupaten Kota/Kabupaten,” tegasr Ajiep Padindang, mengingatkan Plt Dirut Julis Suandi beserta jajarannya yang saat ini sedang memproses persiapan pelaksanaan konversi BPD SULSELBAR Konvensional menjadi Bank Umum Syariah.

Sebagaimana diuraikan Plt.Dirut Yulis Suandi, melalui kepala Bidang Perencnaan TIM Kerja Program Transformasi BPD Syariah Rizal, bahwa sejak RUPSS Juni 2022 lalu telah disusun Timeline Konversi dengan target Juni 2023 sudah RUPSLB menyatakan perubahan BPD Sulselbar menjadi Bank Umum Syariah, tentu setelah keluar izin Operasional dari OJK.

1
2TAMPILKAN SEMUA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Domino Naik Kelas, ORADO Sulsel Siap Kirim Atlet ke Level Nasional

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA — Pengurus Besar Federasi Olahraga Domino (ORADO) Nasional secara resmi mendeklarasikan domino naik kelas sebagai olahraga nasional. Deklarasi...

Banjir Rendam Makassar, Dandim 1408 Pimpin Langsung Penyelamatan Warga

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Makassar sejak beberapa hari terakhir menyebabkan Sungai Biring...

Titip Rindu untuk Ady: Doa, Hening, dan Lagu yang Menjaga Kenangan

PEDOMANRAKYAT, JENEPONTO - Hening itu turun perlahan, menutup ruang dan waktu. Di antara napas yang tertahan, Rektor INTI...

Langkah Preventif Mitigasi Banjir: Lurah Kunjung Mae Inspeksi Saluran Air di Kawasan Strategis

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Semangat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga seolah tak pernah padam dari nadi kepemimpinan Lurah...