Hanzalah

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Oleh : H Hasaruddin, Guru Besar UIN Alauddin Makassar

Hanzalah adalah salah seorang sahabat Rasulullah SAW yang sangat aktif dan rajin mengikuti pengajian yang disampaikan oleh Rasulullah SAW.

Suatu hari, Hanzalah berkata, “Suatu ketika, kami berada di majelis Rasulullah SAW. Beliau memberikan nasihat kepada kami tentang balasan perbuatan yang dilakukan di dunia ini dan balasannya di hadapan Allah SWT. Mendengar ulasan Rasulullah SAW, hati kami menjadi lembut, air mata bercucuran. Seakan-akan kami melihat secara langsung hakikat yang sesungguhnya.”

Usai pengajian bersama Rasulullah SAW, Hanzalah pulang ke rumah, bertemu istri dan anak-anaknya. Di rumah, Hanzalah bersenda gurau, tertawa ceria bersama istri dan anak-anaknya, suatu keceriaan yang berbanding terbalik dengan keadaan dirinya ketika berada di majelis Rasulullah SAW.

Tiba-tiba Hanzalah tersadar dan berkata dalam hati, “Tadi aku berada dalam keadaan yang berbeda dengan keadaan saat ini, jangan- jangan saya termasuk salah seorang munafik. Saat berada bersama Rasulullah SAW, saya menangis tersedu-sedu, mengingat akan kehidupan akhirat, namun saat bersama anak dan istri, saya lebih banyak membicarakan hal-hal yang bersifat duniawi.”

Hanzalah sangat sedih dengan kondisinya. Kemudian ia menceritakan kepada Abu Bakr perasaan yang baru saja dialaminya. Abu Bakr menjelaskan, bahwasanya perasaan yang dialami oleh Hanzalah, juga dialaminya.

Ketika berada di majelis, keduanya mengaku mengucurkan air mata, saat Rasulullah SAW membahas surga dan neraka. Namun, sekembalinya dari majelis, mereka seakan-akan larut dalam masalah duniawi.

Keduanya saling bertanya tentang perasaan tersebut, hingga akhirnya mereka memutuskan untuk bertemu Rasulullah SAW, guna menghilangkan rasa penasaran mereka.

Setibanya di hadapan Rasulullah SAW, Hanzalah berkata, “Ya Rasulallah, jika kami hadir di hadapan engkau, dan engkau menceritakan kepada kami tentang surga dan neraka, seolah-olah keduanya ada di hadapan kami. Tetapi jika kami sudah meninggalkan engkau, yakni ketika berjumpa dengan anak dan istri, apalagi saat kami bercanda dengan mereka, maka apa yang engkau sampaikan sebegitu mudahnya terlupakan.”

Baca juga :  Pj. Ketua TP. PKK Sinjai Dialog Khusus di Radio Suara Bersatu FM

Rasulullah SAW tersenyum mendengar penjelasan Hanzalah, kemudian bersabda, “Demi Zat yang nyawaku berada di tangan-Nya, jika kalian bersamaku, maka para malaikat akan menyambut kalian di tempat tidur kalian, namun wahai Hanzalah, keadaan seperti yang kalian rasakan hanyalah kadang- kadang saja.” Allah A'lam. ***

Makassar, 01 Agustus 2022

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Banjir Rendam Makassar, Dandim 1408 Pimpin Langsung Penyelamatan Warga

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Makassar sejak beberapa hari terakhir menyebabkan Sungai Biring...

Titip Rindu untuk Ady: Doa, Hening, dan Lagu yang Menjaga Kenangan

PEDOMANRAKYAT, JENEPONTO - Hening itu turun perlahan, menutup ruang dan waktu. Di antara napas yang tertahan, Rektor INTI...

Langkah Preventif Mitigasi Banjir: Lurah Kunjung Mae Inspeksi Saluran Air di Kawasan Strategis

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Semangat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga seolah tak pernah padam dari nadi kepemimpinan Lurah...

KH Masse Laibu Terpilih Aklamasi Memimpin MUI Pinrang

PEDOMANRAKYAT, PINRANG - Pelaksana tugas Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pinrang, KH Masse Laibu, akhirnya terpilih secara...