Puluhan Ribu Peserta Karnaval Saksikan Deklarasi Karebosi, Kakanwil Kemenag Sulsel Terima Penghargaan Mendagri

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Kakanwil Kemenag Provinsi Sulsel Khaeroni di kesempatan tersebut menyampaikan, keragaman dan perbedaan itu adalah sebuah keniscayaan, dan bila itu dinikmati dan disyukuri, karena adanya perbedaan dan keragaman itulah, hidup ini menjadi indah.

Khaeroni juga berpesan kepada seluruh umat beragama dan masyarakat. “Mari kita bermoderasi dalam beragama dan bertoleransi dalam beragama secara positif, sehingga kata kerukunan, kedamaian, kesejahteraan dan sikap saling memanusiakan itu, sebagaimana warisan nilai local wisdom (Kearifan Lokal) masyarakat Sulsel seperti Sipakatau, Sipakalebbi, Sipammase-mase dan lainnya, benar-benar bisa dibumikan dan diwariskan kepada generasi muda kita,” ungkapnya.

Gubernur Sulsel dalam sambutannya menyanjung gagasan Kakanwil Kemenag Sulsel menggelar event Pekan Merdeka Toleransi. Menurutnya, event seperti ini merupakan ikhtiar mulia dalam merawat kerukunan antar umat beragama, dan kegiatan ini bisa dijadikan role model bagi yang lainnya dalam upaya mengukuhkan kembali nilai toleransi dan kerukunan di kalangan warga bangsa, khususnya di Sulsel.

Sementara itu, Panglima Kodam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki yang menjadi Inspektur Apel Kebangsaan dalam pidatonya sebelum peserta Karnaval dan Pawai dilepas secara resmi menyampaikan kekagumannya kepada Kanwil Kementerian Agama atas gagasannya menggelar event besar Pekan Merdeka Toleransi dengan membangun sinergi dengan berbagai komponen bangsa lainnya di Sulsel.

“Hari ini, Kementerian Agama Sulsel bersama sejumlah pihak memperlihatkan pengabdian, sumbangsih dan kerja kerasnya dalam membantu perjalanan bangsa ini, disamping memeriahkan HUT ke 77 RI, juga sebagai ajang untuk menumbuhkan sikap toleransi beragama dan bermasyarakat di tengah keberagaman,’’ puji Pangdam XIV Hasanuddin.

Di depan puluhan ribu peserta Karnaval, Panglima berdarah Sulsel ini juga menilai kegiatan Pekan Merdeka Toleransi ini telah membuktikan kembali akan sejarah perjuangan para pendahulu kita, bahwa walaupun berbeda latar belakang, suku, agama, ras, dan golongan, namun dengan persatuan yang kuat, kita berhasil merebut kemerdekaan dari penjajahan, saatnya giliran kita selaku generasi pelanjut menjadikan kebersamaan ini menjadi perekat bagi kita dalam mempertahankan persatuan demi tegaknya kedaulatan NKRI, sekaligus mengisi kemerdekaan tersebut dengan hal yang bermanfaat bagi bangsa dan negara kita.

Baca juga :  Kajati Sulsel Menahan 1 Tersangka Korupsi PT Surveyor Indonesia Makassar

Kegiatan Karnaval ini merupakan salahsatu bagian dari Event Pekan Merdeka Toleransi Sulsel 2022 yang berlangsung sejak tanggal 13–20 Agustus 2022 yang digagas langsung oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Sulsel H. Khaeroni dan didukung oleh berbagai elemen termasuk Majelis Lintas Agama di Sulsel, mulai dari Dialog Toleransi di Hotel Gammara, Pementasan Sendratari Bhineka Tunggal Ika di Hotel Claro, Kemah Merdeka Toleransi di Pakkatto Gowa, Upacara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77 juga di Pakkatto Gowa, Khutbah Seragam Bertema Toleransi se Sulsel, dan puncaknya adalah kegiatan Karnaval di Lapangan Karebosi Makassar. (*/Hdr)

1
2
TAMPILKAN SEMUA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...

Tim Gabungan dan Bantuan Logistik Bencana Banjir Tiba di Loloda Utara

PEDOMANRAKYAT, HALMAHERA UTARA - Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI/Polri, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Satpol PP, BPBD,...