Gaji Pensiunan PT Perkebunan Nusantara Hanya Rp 100 Ribu Per Bulan

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Gaji pensiunan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) hingga kini masih ada yang sebesar Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu per bulan. Akibatnya, sebagian besar dari mereka, kini hidup di bawah garis kemiskinan yang berkepanjangan.

“Kami para pensiunan PTPN hidup tidak layak, dan menderita berkepanjangan. Hingga saat ini, sebagian besar pensiunan masih menerima manfaat pensiun antara Rp 100 ribu per bulan dan Rp 200 per bulan. Sudah tidak layak sekali,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Pensiunan Karyawan Perkebunan Nusantara Indonesia (PPKPNI), Sukarni, dalam rilis yang dikirimkan kepada redaksi Rabu, 21 September 2022.

Para pensiunan karyawan PTPN, katanya, bangga sebagai anak bangsa yang merdeka dan berdaulat, karena telah mampu menyelesaikan tugas kewajiban sebagai karyawan salah satu perusahaan milik negara sampai paripurna atau pensiun. Bangga karena bisa menyumbangkan tenaga dan pikiran bagi Indonesia tercinta untuk membantu pemasukan devisa negara.

“Kami kerja dengan tidak mengenal lelah, pagi sore, siang malam, panas dan hujan tidak kami hiraukan demi Indonesia yang kami banggakan, agar pemasukan negara terus meningkat. Dengan harapan pensiun di hari tua nanti bisa dinikmati bersama keluarga. Namun kenyataannya, setelah kami pensiun, hidup kami sangat menderita, hidup di bawah garis kemiskinan yang berkepanjangan. Dikarenakan adanya hak-hak kami para pensiunan tidak diberikan sebagaimana aturan dan perundangan yang berlaku,” tutur Sukarni.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Operasi Lilin 2025, Jajaran Bhabinkamtibmas Polres Pelabuhan Makassar Tingkatkan Kegiatan Sambang ke Pemukiman Warga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Banjir Rendam Makassar, Dandim 1408 Pimpin Langsung Penyelamatan Warga

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Makassar sejak beberapa hari terakhir menyebabkan Sungai Biring...

Titip Rindu untuk Ady: Doa, Hening, dan Lagu yang Menjaga Kenangan

PEDOMANRAKYAT, JENEPONTO - Hening itu turun perlahan, menutup ruang dan waktu. Di antara napas yang tertahan, Rektor INTI...

Langkah Preventif Mitigasi Banjir: Lurah Kunjung Mae Inspeksi Saluran Air di Kawasan Strategis

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Semangat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga seolah tak pernah padam dari nadi kepemimpinan Lurah...

KH Masse Laibu Terpilih Aklamasi Memimpin MUI Pinrang

PEDOMANRAKYAT, PINRANG - Pelaksana tugas Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pinrang, KH Masse Laibu, akhirnya terpilih secara...