Diduga Nikahi Istri Orang ‘Diam-Diam’, Oknum Polisi Ini Diadukan ke Polda Sulsel Hingga Kapolri

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR,- Anggota Polri berinisial Aipda MU (42) yang bertugas di Polsek Eremerasa Polres Bantaeng dilaporkan ke Polda Sulsel. Pasalnya oknum polisi tersebut menikahi istri orang tanpa izin suami (pelapor) RA (58).

Kasus tersebut telah diterima Polda Sulsel dengan nomor laporan: LP/B/965/IX/2022/SPKT POLDA SULSEL tertanggal 15 September 2022.

Tidak hanya itu saja, perbuatan terlapor juga telah diadukan ke Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).

Korban RA menjelaskan, awalnya pernikahannya berjalan seperti pasangan suami-istri pada umumnya.  Dirinya menikah dengan Istrinya yang berinisial HAS (46) pada tanggal 25 Desember 1995 lalu, dan dikaruniai empat orang anak.

"Namun pada awal tahun 2019 sifat istrinya mulai berubah dan perselingkuhan pun terjadi. Saat itu Oknum Polisi ini mengaku sebagai anak mantan Kapolres dan disitulah ia sering menelpon istri saya," ujarnya, Sabtu (15/10/2022).

Dirinya menambahkan, saat oknum Polisi ini mengganggu rumah tangganya, perselisihan pun terjadi. Sang istri sering keluar dan bahkan nginap dengan oknum tersebut.

Tak sampai disitu, RA, juga mendapati ponsel chattingan melalui wa istrinya dengan Aipda MU.

"Perselingkuhan ini memuncak saat Aipda MU bertugas di Polres Takalar. Ia sering mengajak istri saya bermalam. Dengan berbagai alasan, istri saya ingin keluar ke rumah temannya," beber pensiunan ASN ini.

Bahkan kata dia, pada bulan Desember 2021, datanglah istri oknum Polisi tersebut memberitahukan kepada sahabat istrinya, jikalau istrinya dan MU telah menikah.

"Saat itu saya sempat kaget bercampur emosi, seketika itu pula saya tanyakan istri saya, apakah betul kamu nikah dengan polisi tersebut, dia hanya diam seribu bahasa," tambahnya.

Ia pun menambahkan, semenjak itu istrinya pun pergi secara diam-diam meninggalkan rumah beserta anaknya.

Baca juga :  Satlantas Polres Pelabuhan Makassar Bagikan Masker Gratis dan Imbau Masyarakat Tetap Patuhi Prokes

"HAS (46) pergi meninggalkan rumah saat saya tidak berada dirumah,"sebutnya.

Belakangan ia mengetahui kalau istrinya sudah menikah pada tahun 2021 dan bahkan tinggal serumah dengan oknum polisi yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di wilayah Eremerasa Kabupaten Bantaeng.

"Istri saya dan oknum polisi ini telah serumah dengan menempati sebuah rumah di daerah Sasayya perumahan Herlita Residence sudah setahun lamanya, ini pun dibenarkan oleh RT setempat," tutupnya.

Kasus dugaan tindak pidana menikahi istri orang tanpa izin suaminya ini masih berproses di Polda Sulsel bahkan ia juga juga sudah melaporkan kasus tersebut ke Propam.

RA berharap kasus tersebut diusut tuntas dan tidak ada tebang pilih. la berharap mendapatkan keadilan atas kasus yang dialaminya.

Sementara Kapolres Bantaeng AKBP Andi Kumara, sampai berita ini ditulis,  belum menjawab chatt konfirmasi media ini, yang disampaikan melalui pesan aplikasi telekomunikasi. (Hdr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Jumat Berkah, Polwan Polres Soppeng Berbagi

PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat ,Polisi Wanita...

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...