Resmi Dikukuhkan dan Dilantik Oleh DPP, DPC LSABS Kota Makassar Siap Bawa Badik Menjadi Warisan Budaya Dunia

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Lembaga Seni Adat Budaya Sulawesi (LSABS) Parewabessi Dewan Pengurus Cabang (DPC) Kota Makassar dikukuhkan dan dilantik oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) LSABS di Baruga Anging Mammiri Rujab Wali Kota Makassar, Jl H.I.A Saleh Dg Tompo No. 33 Kota Makassar, Jumat malam (17/03/2023) sekira pukul 19.00 Wita.

Setelah dikukuhkan dan dilantik sebagai Ketua DPC LSABS Parewabessi Kota Makassar, Andi Oddang SS mengungkapkan, kegiatan ini dihadiri Wali Kota Makassar yang diwakili oleh staf Ahli Bidang I Andi Irwan Bangsawan, perwakilan dari dinas Kebudayaan Kota Makassar, perwakilan dari Balai Pelestarian Kebudayaan, Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo, perwakilan masing-masing Kapolrestabes Makassar, dan Dandim 1408/BS.

"Pemkot Makassar sangat mensupport usulan kami ke pemerintah pusat, yaitu badik Makassar sebagai warisan budaya tak benda, saat ini datanya telah terkirim, dan Alhamdulillah bulan 5 (lima) nanti akan dirapatkan oleh tim ahli kemudian diberikan sertifikat," jelas A Oddang.

Lanjutnya, di kebudayaan itu terdapat istilah Kebudayaan benda dan tak benda. Di Parewabessi ini fokus pada warisan budaya benda maupun tak benda. Kalau bisa warisan budaya badik ini bisa diakui juga oleh UNESCO.

Setelah kegiatan ini,akan melakukan rapat kerja dengan mengajukan beberapa program-program kerja terkait kebudayaan dan bersinergi dengan pemerintah pusat, Provinsi, dan Pemkot Makassar.

"Saat ini juga terdapat UU no 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan dan kami juga telah melakukan beberapa pendataan obyek cagar budaya bangunan-bangunan di Makassar, kami juga telah melakukan pendataan inventarisasi maestro-maestro kesenian karena LSABS bukan hanya fokus pada pusaka saja namun juga pada kesenian," ungkapnya.

"Jadi apa pun itu yang berhubungan dengan budaya seperti dalam hal Obyek Pemajuan Kebudayaan (OPK) seperti manuskrip, bahasa, teknologi tradisional, pengetahuan tradisional, dan permainan rakyat, inilah yang akan kami masukkan dalam proker LSABS Parewabessi Kota Makassar," imbuh Andi Oddang lagi.

Baca juga :  Akmal Pasluddin Serahkan Bantuan Untuk Bone

Maka diharapkan sebagai pengurus cabang LSABS Makassar, kebudayaan itu harus tetap lestari.

"Kami juga memberi pemahaman terhadap masyarakat umum yaitu pusaka itu bukan tindak kriminal, melainkan benda seni yang dibuat dengan penuh penjiwaan serta memiliki makna dibalik benda pusaka tersebut, tandas Ketua DPC LSABS Parewabessi Kota Makassar," Andi Oddang SS.(Hdr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Menulis Apa Adanya, Merawat Nurani: BugisPos Menapaki Usia 27 Tahun

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Tak semua media mampu menua dengan anggun. Sebagian gugur di tengah jalan, sebagian lain kehilangan...

Digelar Mei, Munafri Resmi Buka Registrasi Makassar Half Marathon 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi membuka registrasi Makassar Half Marathon (MHM) 2026 dalam...

Dari Panrannuangta untuk Masa Depan: INTI Jeneponto Rayakan Dies Natalis ke-35 dan Wisuda Penuh Makna

PEDOMANRAKYAT, JENEPONTO - Ruang Pola Panrannuangta, Kantor Bupati Jeneponto, Minggu (11/01/2026), terasa berbeda. Bukan sekadar ruang resmi pemerintahan,...

Domino Naik Kelas, ORADO Sulsel Siap Kirim Atlet ke Level Nasional

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA — Pengurus Besar Federasi Olahraga Domino (ORADO) Nasional secara resmi mendeklarasikan domino naik kelas sebagai olahraga nasional. Deklarasi...