PSIS vs PSM, Laga Beban Psikologis sang Juara !

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Pertama, PSM juara justru dalam suasana emosi sepak bola Indonesia sedang prihatin akibat pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia Usia 20 oleh FIFA. Badan dunia sepak bola membatalkan perhelatan yang sudah disiapkan 4 tahun silam dan sudah menelan dana Rp 400 miliar lebih. Belum termasuk biaya persiapan tim. Presiden FIFA Gianno Irfantino menilai alasan penolakan itu karena “situasi terkini” di Indonesia. Kita sudah membaca frasa yang digunakan sangat padat dan sarat makna.

Mengingat beban prihatin masyarakat sepak bola Indonesia itu, PSM merayakan kemenangan setelah menekuk Madura United dengan poin penuh tidak maksimal. Dia tetap mempertahankan kesederhanaan untuk memberi gambaran simbolisasi suasana perasaan masyarakat sepak bola Indonesia yang sedang dirundung duka atas pembatalan perhelatan sepak bola kelas dunia yang sudah di depan mata. Mau diapa, nasi sudah jadi bubur.

Kedua, beban psikologis juga karena keberhasilan PSM juara justru terjadi pada saat tidak memiliki “home base” stadion di Makassar. Beruntung Gelora Habibie Parepare memenuhi syarat digunakan menjamu para tamunya. Untuk ini kita patut mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Parepare, Dr. H. Taufan Pawe, SH, MH, yang pada tahun-tahun terakhir masa jabatannya mampu mempersembahkan sebuah kebanggaan Sulawesi Selatan yang hanya sangat sedikit orang mampu mencapainya. Selamat !

Tentu, kita juga ingin menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang selalu memberikan dukungan tanpa kasat mata atas tercapainya predikat juara itu, melalui doa !

Ketiga, sebagai juara, dalam dua pertandingan sisa (melawan PSIS Semarang 6 April 2023 tandang dan menjamu Borneo FC Samarinda pada laga pekan ke-34, Sabtu 22 April 2023), tidak ada kamus – tidak bermaksud takabur – kalah dan seri. Harus menang. Kesebelasan Borneo FC kini berada pada peringkat IV dengan nilai 54. Begitu tidak nyaman jika sang juara ditahan seri apalagi kalah. Kita ingin menjadi juara yang sejati.

Baca juga :  Desa Tanpa Solusi, Pemuda Bontonyeleng Merespon Agustus Tanpa Dana Desa

Klasemen : (main, menang, seri, kalah, poin)
1. PSM 32 21 9 2 72
2. Persib 32 19 5 8 62
3. Persija 32 18 6 7 60
4. Borneo FC 32 15 9 7 54
5. Bali United 32 15 6 19 51
6. Madura United 32 14 7 11 49
7. Bhayangkara FC 33 14 6 13 45
8. Persebaya 31 13 6 12 45
9. Persita Tangerang 32 12 8 12 44
10. Persik Kediri 32 11 8 13 41
11. Arema FC 31 12 5 14 41
12, Persis Solo 32 19 10 12 40
13. PSIS 32 11 5 16 38
14. Persikabo 1973 32 10 8 14 38
15. Barito Putra 33 9 8 16 35
16. Dewa United 32 8 9 19 33
17. PSS Sleman 32 9 4 19 31
18. RANS Nusantara 32 3 9 20 18. (***)

1
2
TAMPILKAN SEMUA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Banjir Rendam Makassar, Dandim 1408 Pimpin Langsung Penyelamatan Warga

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Makassar sejak beberapa hari terakhir menyebabkan Sungai Biring...

Titip Rindu untuk Ady: Doa, Hening, dan Lagu yang Menjaga Kenangan

PEDOMANRAKYAT, JENEPONTO - Hening itu turun perlahan, menutup ruang dan waktu. Di antara napas yang tertahan, Rektor INTI...

Langkah Preventif Mitigasi Banjir: Lurah Kunjung Mae Inspeksi Saluran Air di Kawasan Strategis

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Semangat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga seolah tak pernah padam dari nadi kepemimpinan Lurah...

KH Masse Laibu Terpilih Aklamasi Memimpin MUI Pinrang

PEDOMANRAKYAT, PINRANG - Pelaksana tugas Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pinrang, KH Masse Laibu, akhirnya terpilih secara...