“Saya sangat kecewa dengan tindakan tidak etis yang dilkukan oleh oknum Polantas Enrekang yang melakukan dugaan pungutan liar terhadap sopir truk pengangkut matrial timbunan. Padahal informasi yang didapat dari rekanan proyek sudah menyetor kepada mereka,” ujarnya Senin, (26/06/2023).
Persoalannya mereka mendapat intimidasi terhadap oknum Polantas Enrekang. jika tidak dikumpulkan uang sesuai permintannya, maka aktivitas pengangkutan tidak dibiarkan beroperasi.
“Jika tidak ada inisiatif oknum aparat tersebut untuk mengklarifikasi hal itu, maka kami secara lembaga akan menyampaikan kepada Kapolda Sulawesi Selatan untuk mengevaluasi kinerja pak Kapolres Enrekang, terkait oknum Polantas tersebut,” tandas Ketua Lapak Sulsel.(*/Hdr)