Kegiatan ini dibuka oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Sulsel H. Ridwan A. Wittiri dan turut pula dihadiri Pengurus DPD lainnya seperti Sekretaris Rudy P Goni, H. A. Ansyari Mangkona, Hj. Mottiara dan seluruh Pejuang DPC PDI Perjuangan Kota Makassar dan Pengurus PAC se-kota Makassar.
Sementara itu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan, Rudy Piter Goni (RPG) mengatakan, sebelum mempersiapkan saksi TPS harus di siapkan dulu pelatih-pelatihnya.
“Melatih 4004 orang kan tidak mudah, apalagi kita menyiapkan minimal 2 (dua) orang di setiap TPS berarti secara keseluruhan 8008 orang untuk seluruh TPS di kota Makassar, targetnya akan kita tingkatkan menjadi 20.020 artinya 1 (satu) TPS itu ada 5 (lima) saksi,” tukas RPG.
Lanjut RPG lagi, kalau banyak saksi tentunya kita butuh banyak pelatih. Sedangkan pelatihan ini sudah berjalan 2 (dua) gelombang dan materi-materi yang diberikan kepada para saksi adalah teknik-teknik mengawal suara di TPS, lalu saksi itu juga merupakan ujung tombak pemenangan di TPS, dan saksi itu harus tahu tupoksinya di TPS sebagai alat partai.
“Terpenting adalah saksi itu harus awas, jangan sampai timbul kecurangan, kesalahan dalam penghitungan suara. Jadi haknya masyarakat yang dilaksanakan dalam pemilu itu benar-benar bisa berjalan dengan baik,” sebut anggota DPRD Sulsel itu.
Secara rasio, kalau di suatu kecamatan itu banyak TPSnya pasti juga banyak pelatihnya, antara satu kecamatan dan kecamatan yang lain pasti berbeda.
Kegiatan Pelatihan Saksi Daerah ini nantinya akan dilaksanakan juga di seluruh daerah di Sulsel dan Badan Saksi Pemilu Nasional pasti akan turun.
Mudah-mudahan para pelatih ini bisa membawakan materi-materi pelatihan ini dengan baik, sehingga para saksi yang di latih tersebut bisa menjalankan tugas dengan baik. Ini merupakan tugas konstitusi, bagaimana rakyat yang memilih hak dan kewajibannya itu bisa berjalan dengan baik di TPS, tandas Rudi Piter Goni.(Hdr/And)