Urai Ngajib lagi, 5 (lima) orang pelaku juga terbukti membawa senjata tajam alias sajam, diantaranya ada parang, badik, dan busur.
“Jadi, 3 (tiga) hari sebelum terjadinya peristiwa pengerusakan itu, sempat terjadi aksi perang petasan, dan salah seorang pelaku juga memancing emosi lawannya dengan menggeber-geberkan motornya,” timpal Mokhamad Ngajib.
Perwira menengah Polri dengan tanda kepangkatan 3 (tiga) bunga melati emas itu, menuturkan lagi, ke-16 oknum mahasiswa pelaku pengeroyokan dan pengerusakan Kampus UIM Makassar tersebut sudah mendekam dan harus rela merasakan dinginnya sel di Mako Polrestabes Makassar.
“Yah, mereka semua sudah di tahan guna mempertanggungjawabkan ulah mereka,” tandas Kapolrestabes Makassar Kombes Mokhamad Ngajib.(Hdr)