LAPAKKSS Adakan FGD, Sorot Pemajuan Kebudayaan Sulsel

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, TAKALAR — Lembaga Pengembangan Kesenian dan Kebudayaan Sulawesi Selatan (LAPAKKSS) bersama Yayasan Sulapa Eppae melaksanakan Fokus Group Diskusi (FGD), di Villa Jonggoya Batu-batu, Galesong Utara Kabupaten Takalar. (21/6/2024).

Kegiatan ini dihadiri sekitar 25 orang seniman dan budayawan Sulawesi Selatan, yang dibuka secara resmi oleh Ketua LAPAKKSS Andi Abubkar Hamid. Pada sambutan pembukaannya Andi Abubakar menekankan pentingnya para seniman dan budayawan sering -sering bersilaturrahmi yang dikemas dalam bentuk diskusi agar buah pikiran dapat tercurahkan yang diharapkan dapat memberi kontribusi terhadap pemajuan kebudayaan Sulawesi Selatan.

“Terima kasih atas kedatangan teman-teman seniman dan budayawan datang ke tempat ini memenuhi undangan kami, ini menunjukkan kepada kita semua bahwa komitmen kita semua sangat kuat untuk berkontribusi memajukan kebudayaan di Sulawesi Selatan. Kegiatan silaturrahmi ini kami kemas dalam bentuk FGD yang diharapkan bisa menghasilkan buah pemikiran dari para seniman dan budayawan, yang kedepannya diharapkan bermanfaat untuk pemajuan kebudayaan Sulawesi Selatan, apalagi saat ini personil Pengurua LAPAKKSS dan Yayasan Sulapa Eppae sedang menggarap penyusunan Naskah Akademik dan Raperda Provinsi Sulawesi Selatan tentang Pemajuan Kebudayaan Sulawesi Selatan,” ungkap Andi Abu sapaan akrabnya.

Kegiatan FGD ini dimoderatori oleh Sekretaris LAPAKKSS Rachim Kallo yang memandu acara FGD sangat dinamis dan penuh kehangatan dan suasana yang kental persahabatan.

Pada sesi diskusi Yudhistira Sukatanya membahas tentang Agenda Kegiatan Seniman dan Budayawan Sulawesi Selatan harus nyata dan terukur dan aplikatif dan partisipatif.

“Pengurus LAPAKKSS mendapat undangan dari Pemerintah Kutai Kartanegara untuk mengikuti Kutai Festival Budaya Nusantara (KFBN) pada tanggal 8 sampai 11Juli 2024, ini menjadi salah satu contoh momentum bagi kita semua, untuk memenuhi undangan tersebut dan turut berpartisipasi pada kegiatan-kegiatan kebudayaan, sebagai wujud partispasi aktif kita memajukan kebudayaan di Sulawesi Selatan, selain itu, saat ini personil Yayasan Sulapa Eppae dan LAPAKKSS sedang menggarap Naskah Akademik dan Raperda Provinsi Sulawesi Selatan tentang Pemajuan Kebudayaan Sulawesi Selatan, melalui forum ini kita curahkan pandangan kita terkait hal tersebut,” urai Yudhy yang bernama Asli Eddie Thamrin.

Baca juga :  Hujan Deras Tak Halangi Langkah Para Personel Polres Pelabuhan Makassar Untuk Tetap Jalankan Tugas

Selanjutnya Dr. Nurlina Syharir, M.Hum seorang akademisi dari UNM saat berdiskusi lebih menekankan aktifasi dan geliatkan kegiatan-kegiatan seni dan budaya di Sulawesi Selatan agar perhatian dan dukungan semua pihak yang terkait kembali dicurahkan pada kegiatan seni budaya.

1
2TAMPILKAN SEMUA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Jumat Berkah, Polwan Polres Soppeng Berbagi

PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat ,Polisi Wanita...

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...