PEDOMAN RAKYAT, MAROS.- Pengabdian kepada masyarakat salah satu pilar yang wajib dijalani para dosen dalam mengemban panggilan profesinya. Bagi para dosen yang ikut bergabung pada organisasi profesi Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ADPERTISI) menggelar PKM Nasional ke-6, Sabtu 13 Juli 2024 di Kelurahan Bonto Kecamatan Mandai Kabupaten Maros.
Para dosen yang ikut dalam PKM Nasional ini di kelurahan ini tergabung pada Kelompok 10 dengan mengusung tema, Pengembangan Keterampilan Manajerial bagi Pelaku UMKM.
Kepala Wilkayah Kelurahan Bontoa Maros, St Ramlah S.E., M.M berterima kasih kepada ADPERTISI telah memilih Bontoa sebagai lokasi PKM untuk mentransfer ilmu para dosen kepada masyarakat.
Lurah juga sangat mengapresiasi adanya kegiatan PKM ini dan berharap PKM ini memberi banyak manfaat kepada masyarakat . Dia juga meminta kepada warga untuk mengikuti kegiatan ini semaksimal mungkin dan memanfaatkan momen ini untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya dari pemateri.
Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan solusi terhadap permasalahan nyata yang ada pada masyarakat di Kelurahan Bontoa melalui edukasi pengembangan soffskill dalam mengelola UMKM.
Pelatihan ini akan memberi manfaat yakni mampu bersaing mengelola kekuangn dengan baik, meningkatakan produktifitas, mengembangkan softskill. Berbicara tentang manajemen berarti membahas soal perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan.
Melakukan perencaaan berarti, mengurangi ketidakpastian serta perubahan pada waktu mendatang, mengarahkan perhatian pada tujuan, meringankan biaya, sarana untuk mengadakan pengawasan.
Pada penyusunan perencanaan berarti menetapkan tujuan, menyusun anggaran, mengambil keputusan serta menyusun rencana pendukung.
Aspek penting pengembangan manajemen UMKM adalah sumber daya manusia pemasaran, produksi dan keuangan. Sedangkan pada aspke manajemen SDM, mencakup rekruitmen tenaga kerja, jenjang karier, gaji, penempatan dan spesialis.
Manajemen pemasaran terkait pada strategi harga, strategi tempat, stratgei produksi dan strategi promosi. Proses pengelolaan keuangan UMKM yakni harus memisahkan keuangan pribadi dan keuangan usaha, disiplin pencatatan keuangan, buat laporan keuangan , perencanan pengeloalan utang, tetapkan evaluasi dan target.
Kegiatan sosialisasi ini dilakukan oleh dosen-dosen pengabdi dan diarahkan oleh Koordinator Presidium MPP ADPERTISI, Dr Buyung Romadhoni, S.E., M.Si (Universitas Muhammadiyah Makassar) sebagai pemateri di dampingi Dr. Yusriadi Hala, S.E., M.Si (STIEM Bongaya) sebagai Pemateri, bertindak sebagai moderator, Dr. Asbi Amin, S.E., M.Ak ((STIEM Bongaya).
Adapun dosen pengabdi dari Kelompok X diantaranya : Dr. Hj. Yana Fajriah, S.E., M.M (STIEM Bongaya); Muhammad Irwan Nur Hamidin, SE., M.M (STIEM Bongaya); Mukhlis Kanto, S.E., M.S., PhD (STIEM Bongaya); Hj. Susiana Mochtar, SE., M.M (STIEM Bongaya); Dr. Rezki Arianty Akob,S.H, S.E., M.M (STIEM Bongaya)
H. Muhammad Syafrudin, S.E.,M.M (STIEM Bongaya); Dr. Hj. Heslina, S.P., M.M (STIEM Bongaya); Rusni S.S.,M.Hum.,M.M (STIEM Bongaya); Orfyanny Syahreffy Themba, S.E., M.Si (STIEM Bongaya); Jumiati Syam, SE., M.M (STIE Lasharan Jaya Makassar) dan Zilfana, S.E., M.Si (Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda).(ym)