PEDOMANRAKYAT, SINJAI -- Penjabat Bupati Sinjai T.R Fahsul Falah melakukan panen buah semangka non biji hasil budidaya petani yang ada di desa Kalobba Kecamatan Tellulimpoe, Minggu (4/8/2024).
Lokasi panen ini berada di lahan kelompok tani Camara Terrue. Pengembangan budidaya tanaman semangka dengan ukuran super jumbo ini merupakan salah satu program unggulan Pj. Bupati Sinjai dalam bidang pertanian.
Dalam kesempatan tersebut, Pj. Bupati yang didampingi oleh Kepala Dinas TPHP Sinjai H. Kamaruddin mengapresiasi atas hasil panen yang dihasilkan oleh kelompok tani Camara Terrue.
Ia berharap keberhasilan ini menjadi contoh dan motivasi bagi masyarakat lainnya dalam memanfaatkan lahan kosong dengan tanaman produktif untuk menambah penghasilan masyarakat.
Saat dihubungi, Ketua Kelompok Tani Cemara Terrue, Aksan Anmar mengatakan bahwa pengembangan budidaya semangka ini berada di luas sekitar 15 are.
Dari panen yang dilakukan bobot buah semangka yang dihasilkan diatas 10 kg/buah dengan produksi panen sekitar 4 ton.
"Alhamdulillah dari hasil panen bobot buah yang paling berat 13,5 kg. Masih ada sisa buah yang belum di panen menunggu buah tua beberapa hari lagi," katanya.
Lanjut Aksan, saat ini masih ada pertanaman seluas 3 hektar dengan umir tanaman sudah 35 hari dan ditargetkan panen sekitar pertengahan bulan September 2024 mendatang.
"Saat sebelum memasuki ramadan lalu, dilahan ini kami bisa panen sampai lebih dari 60 ton dengan harga jual Rp 2.500 hingga Rp.3.000 per kilogram sesuai grade dan kualitas buah," tambahnya.
Adapun bibit semangka yang dimanfaatkan adalah semangka non biji "amara f1" disilangkan semangka biji " baginda f1".
Di melompkk tani ini pula dijadikan sebagai Sekretariat Penyuluh Swadaya Rumah Belajar Komoditi Semangka dan Cabai.
Penyuluh swadaya Rumah Belajar ini merupakan gagasan dari Pj. Bupati Sinjai dalam upaya untuk memberikan kontribusi yang signifikan dalam pembangunan pertanian yang berkelanjutan dan inklusif. (AaN)