Diduga Tak Dukung Paslon Tertentu, Sejumlah RT/RW Dipecat, Pjs Walikota Akan Panggil Lurah Se-Kota Makassar

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Pjs Walikota Makassar Andi Arwin Azis berencana akan memanggil para Lurah se-Kota Makassar buntut dari pemecatan sejumlah RT/RW yang diduga akibat tidak mendukung pasangan calon tertentu pada gelaran Pilkada serentak 2024.

A Arwin mengatakan, dirinya banyak menerima laporan terkait banyaknya RT/RW yang diberhentikan secara sepihak. Kalau memang begitu adanya, tidak menutup kemungkinan posisi mereka akan dikembalikan.

"Kalau sudah mengkhawatirkan, tidak menutup kemungkinan saya akan mengembalikan RT/RW itu ke posisi semula," jelasnya serius, di kantor Walikota Makassar Jl. Ahmad Yani Nomor 02, Kota Makassar, Rabu (02/10/2024).

Lanjut A Arwin yang juga selaku Kasat Pol PP Provinsi Sulawesi Selatan ini, kalau posisi RT/RW yang diduga diberhentikan secara sepihak itu dikembalikan ke posisi semula, seharusnya sudah tidak ada masalah lagi.

"Bermasalah itu ketika mereka diganti. Harus dilihat dulu apa alasan mereka diganti. Kalau alasannya mereka diganti karena kinerja, mungkin masih bisa dipertimbangkan untuk diganti. Tapi kalau ada alasan lainnya yang tidak berkaitan sama sekali dengan kinerja, mengapa tidak dikembalikan saja posisi RT/,RW itu," kata Arwin.

Rencananya, di momen hari kesadaran nasional, Pjs Walikota Makassar akan memanggil Lurah-Lurah se-Kota Makassar.

"Di momentum itulah saya memanggil semuanya sambil kita lakukan evaluasi, terutama kepada Lurah-Lurah yang RT/RWnya banyak bermasalah akan saya kembalikan kalau sudah meresahkan. Saya tidak mau gaduh kita hanya gara-gara kebijakan yang keliru oleh teman-teman di wilayah," Pjs Walikota Makassar Andi Arwin Azis menandaskan.

Diketahui sejumlah RT/RW dari berbagai Kelurahan menggeruduk Kantor DPRD Kota Makassar, Kamis (26/09/2024) lalu, sebagai buntut dari pemberhentian mereka tanpa adanya alasan yang mendasar di era kepemimpinan Wali Kota Makassar, Danny Pomanto.

Baca juga :  Pemkab Pinrang Peroleh Penghargaan dari Gubernur Atas Capaian BIAN

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Makassar, Supratman mengungkapkan, Pemkot Makassar harus melakukan klarifikasi atas insiden itu.

"Saya khawatir, pemecatan oleh Wali Kota Makassar, Danny Pomanto itu sarat kepentingan politik, utamanya jelang Pemilihan Wali Kota Makassar," ungkap Supra sapaan akrab Supratman.

Dirinya mempertanyakan, ada apa ? Lurah, dan Camat, mengapa ini dilakukan menjelang Pilkada. pihaknya pun akan mengagendakan untuk melakukan RDP alias Rapat Dengar Pendapat dengan mengundang perwakilan RT/RW, Lurah dan Camat untuk mengetahui duduk perkaranya.(Hdr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Jumat Berkah, Polwan Polres Soppeng Berbagi

PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat ,Polisi Wanita...

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...