Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi dan Hukum Unras Tuntut Harta Kekayaan Paslon di Kabupaten Gowa

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, GOWA — Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi dan Hukum kembali menggelar demo di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, Kamis (21/11/2024).

Gelombang kedua aksi Massa ini dilakukan di depan Kantor Kejaksaan Negeri Gowa dalam upaya menuntut transparansi harta kekayaan pasangan calon Kepala Daerah.

Aksi tersebut dilakukan berkenaan dengan adanya indikasi dugaan salah satu Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Gowa yang tidak melakukan pelaporan jumlah harta kekayaannya dengan benar.

Jendral Lapangan Aksi, Achmad Karlo, datang bersama puluhan massa hadir di depan Kejari Gowa membawa beberapa spanduk dengan tertera tuntutannya.

Selaku Jendral lapangan, Karlo menuturkan bahwa laporan LHKPN menjadi salah satu tahapan penting sebagai prasyarat substansial untuk setiap calon kepala daerah. Namun menurutnya, ada indikasi salah salah satu calon kepala daerah di kabupaten Gowa telah melaporkan LHKPN nya tidak sesuai dengan akumulasi kekayaan sebenarnya.

"Yang di butuhkan kabupaten Gowa adalah sosok pemimpin yang memiliki kapasitas dan kredibilitas yang mempuni.  Namun apa jadinya jika calon tak memiliki kriteria itu?", "ujarnya.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi dan Hukum ini hadir sebagai komitmen untuk mengawal prosesi kontestasi politik daerah di kabupaten Gowa yang baik, transparan dan profesional guna menciptakan iklim pilkada yang damai dan bahagia.

"Aliansi kami ini siap berdiri paling depan untuk menyikapi setiap potensi negatif yang mungkin saja terjadi, diantaranya memberikan warning untuk setiap paslon yang terindikasi melakukan pelanggaran perundang-undangan yang berlaku di republik ini, "sebutnya.

Untuk diketahui, Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi dan Hukum akan melaksanakan kegiatan demonstrasi selama tiga hari ke depan secara berturut-turut di beberapa titik yang berbeda. Diantaranya adalah Mapolres Gowa, Kejaksaan Gowa, dan batas kota Gowa-Makassar.

Baca juga :  Indeks Kepuasan 2022 Sangat Memuaskan, Menag : Terima Kasih Jemaah Haji Indonesia

"Hari kedua ini adalah aksi prakondisi dari aliansi, selanjutnya besok kami akan kembali melakukan unjuk rasa dengan membawa tuntutan yang sama," tutup Karlo.

Berikut beberapa tuntutan yang di sampaikan oleh Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi dan Hukum:

1. Mendesak APH dan atau lembaga yang berwenang untuk melakukan pemeriksaan intensif laporan LHKPN salah satu paslon yang tidak sesuai dengan akumulasi kekayaan sebenarnya

2. Mendesak Kejaksaan Gowa melakukan pemeriksaan terhadap pendanaan  salah satu yayasan melalui CSR BI yang terindikasi kuat untuk kepentingan pribadi salah satu paslon

3.  Stop negatif campaign dgn narasi Netralitas ASN di kab. Gowa

4.   Stop black campaign di media sosial dengan menggunakan buzer bayaran

5. Stop melakukan pengrusakan dan menghilangkan APK paslon lain

6. Ciptakan suasana pilkada yang aman dan damai di kabupaten Gowa

7. Tegakkan supremasi hukum. (*/And)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Kongres Persatuan PWI 2025: Akhmad Munir, Ketua Umum PWI Pusat 2025-2030 Atal S. Depari Ketua Dewan Kehormatan

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA - Drs. Akhmad Munir yang saat ini menjabat Direktur Utama LKBN “Antara”, terpilih sebagai Ketua Umum...

SD Negeri Parinring Makassar Gelar Dongeng Amal Bersama Kak Ahdan dan Deta

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Mendengarkan dongeng sambil berdonasi. Itulah yang dilakukan SD Negeri Parinring, pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Sekolah...

Demo Solidaritas Ojol di Makassar Berujung Kerusuhan, Gedung DPRD dan Kejati Sulsel Dibakar Massa

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Aksi solidaritas untuk Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang tewas terlindas kendaraan taktis Brimob saat...

Mentan Amran Ungkapkan Duka dan Sampaikan Santunan ke Keluarga Korban Demonstrasi

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh para sopir ojek online (Ojol) di Makassar, Jumat (29/08/2025)...