Selanjutnya untuk kategori solo remaja putri, kedua dewan juri sepakat menetapkan yang akan diberangkatkan adalah Akhaya Virelya P (Kota Palopo) dan cadangan Krisma Nathalia Palulun (Kota Makassar). Sementara di kategori solo remaja putra, ditetapkan Oktovianus Lumembang (Gereja Toraja Jemaat Tiatira Malengkeri) dan cadangannya Renaldy Kenan Tolayuk (Gereja Toraja Jemaat Bontoala, Kota Makassar).
Usai pengumuman hasil audisi dibacakan dewan juri, Sekretaris II LPPD Provinsi Sulsel, Alfred Cornelis Benu tampil memberikan sambutan penutup dengan menyampaikan apresiasinya dan rasa terima kasih tak terhingga kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan audisi ini, dan khususnya bagi peserta utusan gereja-gereja di daerah kota/kabupaten di wilayah Sulselbara yang sudah jauh-jauh datang ke Kota Makassar.
“Peserta yang telah terpilih dari hasil audisi ini diharapkan untuk terus berlatih dan mempersiapkan dirinya semaksimalnya agar kelak dapat meraih prestasi membanggakan yang tentunya mengharumkan nama daerah Provinsi Sulawesi Selatan di hajatan Pesparawi Nasional atau festival keagamaan Kristen Protestan Indonesia di bidang musik gerejawi,” tandas Alfred sembari mengucapkan selamat kembali ke daerah masing-masing bagi peserta luar Kota Makassar.
Sebelum seluruh peserta dan hadirin beranjak meninggalkan Gedung Pertemuan PGIW Sulselbara, beberapa pengurus LPPD Provinsi Sulsel maupun panitia audisi yang dikoordinir oleh Alfrida Tandi berkenan menjamu makan malam dengan membagikan nasi kotak dan bahkan sebelumnya telah pula menyerahkan sejumlah hadiah doorprize bagi mereka yang beruntung. (*)