Berkat Peran Bhabinkamtibmas Dan Babinsa, Kasus Penganiayaan di Mariorilau Berakhir Restorative Justice

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, SOPPENG – Berkat pendekatan yang dilakukan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) serta Bintara Pembina Desa (Babinsa) Mariorilau Kecamatan Marioriwawo, kasus penganiayaan dan penikaman akhirnya berakhir dengan Restorative Justice atau perdamaian kedua belah pihak .

Pendekatan penyelesaian kasus yang dilakukan akhirnya berhasil memberikan solusi antara pelaku,korban bersama keluarga masing masing akhirnya ada titik temu kedua belah pihak untuk berdamai atau Restorative Justice (RJ) .

Dengan solusi RJ atau pemulihan kembali hubungan sosial kemasyarakatan antara pelaku dan korban bersama kekuarga masing masinga kasus tersebut tidak berlanjut ke proses hukum .

Kasus penganiayaan dan penikaman ini terjadi sekitar pukul 02.00 beberapa hari lalu di salahsatu pesta pernikahan di Dusun Maccope Desa Mariorilau .

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Korupsi Dana Pengadaan APD Covid-19 Sumut, Terus Membesar Gelombang Desakan Tindak Semua yang Terlibat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Koperasi Merah Putih, Tegaskan Komitmen Bangun Ekonomi Rakyat

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko meninjau langsung progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)...

Syukuran HUT Intelijen Polri ke-80, Kapolda Sulsel Resmikan Ruang Pelayanan SKCK

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Sulawesi Selatan menggelar Acara Syukuran Hari Jadi Fungsi Intelijen...

Warga Korban Kebakaran 4 KK Terima Bantuan dari Bupati Toraja Utara

PEDOMANRAKYAT, TORAJA UTARA - Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Toraja Utara, Damayanti...

Langkah Santai yang Menyatukan Hati

PEDOMANRAKYAT, GOWA - Minggu pagi, 4 Januari 2026, Lapangan Syech Yusuf Gowa tak hanya dipenuhi langkah kaki, tetapi...