INTI Jeneponto Terima Asesmen Lapangan LAMEMBA untuk Program Studi Ekonomi Pembangunan

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMAN RAKYAT - BONTOSUNGGU. Tim Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) melakukan asesmen lapangan di Institut Turatea Indonesia (INTI) Jeneponto untuk menilai kelayakan Program Studi Ekonomi Pembangunan.

LAMEMBA memiliki tujuan dan fungsi untuk melaksanakan penilaian akreditasi Program Studi Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (PS EMBA) dan memberi kontribusi dalam peningkatan mutu PS EMBA yang berdaya saing nasional dan internasional.

Tim Asesor LAMEMBA melakukan asesmen lapangan di kampus INTI selama dua hari, yang berakhir pada Selasa (5/8/2025) menjelang Magrib.

Dijemput langsung oleh Sekretaris Yayasan YAPTI Dr. Ady Sumady di bandara Sultan Hasanuddin, Dr. Ake Wihadanto, SE., MT dan Dr. Taosige Wau, SE., M.Si sebagai tim Asesor LAMEMBA, diterima di Kampus INTI pukul 8.30 Wita oleh Ketua Yayasan YAPTI Maysir Yulanwar, Rektor INTI Prof. Dr. Maksud Hakim, wakil rektor INTI Syahban Ali Amir, S.Pd., SE., M.Pd jajaran dosen dan civitas akademika kampus INTI lainnya.

Disambut Tari Pa’duppa yang gemulai dengan tabuhan gendang bertalu, menjadi tradisi mahasiswa INTI dalam menjamu dan memuliakan tamu.

Sejak dikeluarkannya Peraturan BAN-PT No. 9 Tahun 2020 Tentang Kebijakan Pengalihan Akreditasi Program Studi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Ke Lembaga Akreditasi Mandiri, menjadikan proses Akreditasi Program Studi (APS) dialihkan ke Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM). Salah satu LAM yang paling siap melaksanakan Akreditasi Program Studi (APS) adalah LAMEMBA.

Tim Asesor memuji kerindangan halaman kampus INTI yang dipenuhi pepohonan bambu dan memberikan masukan kepada kampus INTI untuk fokus pada kurikulum prodi dan melakukan benchmarking ke kampus yang unggul.

Dr. Taosige Wau menekankan pada fungsi perpustakaan sebagai sumber ilmu dan menyarankan agar perpustakaan menjadi prioritas aktivitas belajar.

Baca juga :  Pj Gubernur Sulsel Tanam Bibit Pisang Cavendish di Sinja

" Perpustakaan harus menjadi fokus utama, karena itu adalah sumber ilmu. Jadikan perpustakaan salah satu prioritas aktivitas belajar,” jelas Taos dengan senyumnya yang khas. Akrab sekali.

Rektor INTI Prof. Dr. Maksud Hakim berharap kampus INTI bisa memperoleh akreditasi yang lebih baik sebagai bukti upaya pembenahan kampus oleh civitas akademika INTI.

Tim Asesor memberikan kesan yang positif tentang kampus INTI dan berharap agar kampus INTI dapat terus meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. ( ab )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Polsek Tallo Tingkatkan Antisipasi Perang Kelompok

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tallo AKP Asfada menegaskan komitmennya meningkatkan langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya...

Pasca Nataru, Harga Elpiji 3 kg Melambung, Pemda Gandeng Agen HM Yunus Kadir Lakukan Operasi Pasar

PEDOMANRAKYAT, TORAJA UTARA. - Pasca Tahun Baru, harga elpiji subsidi 3 kg langkah dan melonjak naik dari harga Het,...

749 Karya Terbanyak dalam Lima Tahun, Dewan Juri Tetapkan Peraih Anugerah Adinegoro 2025

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA - Lima karya jurnalistik yang disiarkan di berbagai media di Indonesia selama 2025 terpilih sebagai peraih...

Wali Kota Jaktim Dorong Pemanfaatan Lahan Kosong Lewat Panen Anggur Warga

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA TIMUR — Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, memimpin langsung panen anggur bersama warga di Komplek...