Terlapor Perusakan SMP PGRI Marinding Mangkir dari Panggilan Polisi

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, TANA TORAJA — Terlapor dalam kasus dugaan perusakan fasilitas SMP PGRI Marinding, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, tidak memenuhi panggilan penyidik Kepolisian Resor Tana Toraja. Ia beralasan sakit. Kasus ini diduga terkait sengketa lahan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tana Toraja, Inspektur Satu Arlinansius Allolayuk, mengatakan pemanggilan terhadap terlapor dijadwalkan pada Senin, 25 Agustus 2025 lalu. Namun, hingga pemeriksaan digelar, yang bersangkutan tak kunjung datang.

“Dia dipanggil sebagai saksi, tetapi tidak hadir dengan alasan sakit,” ujar Arlin kepada media ini via seluler, Rabu, 27 Agustus 2025.

Arlin memastikan, penyidik akan melayangkan surat panggilan kedua pada pekan ini. Menurut dia, kasus tersebut telah memasuki tahap penyidikan. “Lebih dari sepuluh orang saksi juga sudah kami periksa,” katanya.

Kasus ini bermula dari laporan Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (YPLP–PGRI) yang diterima Polres Tana Toraja beberapa waktu lalu.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Edukasi Sampah Organik Menjadi Eko-Enzim, Dr. Erma Suryani Sebut Eko-Enzim Relatif Mudah Pada Tingkat Rumah Tangga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Jumat Berkah, Polwan Polres Soppeng Berbagi

PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat ,Polisi Wanita...

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...