SD Negeri Parinring Makassar Gelar Dongeng Amal Bersama Kak Ahdan dan Deta

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Guru-guru juga katanya senang dengan adanya kegiatan dongeng ini. Sebab, selain anak-anak terhibur mendengarkan dongeng, mereka juga diajak untuk berinfak dan berbagi.

“Cerita yang tadi dibawakan berupa fabel, kisah monyet dan seekor kambing,” kata Kak Ahdan.

Dia menyampaikan, nilai-nilai dalam cerita ini ada beberapa. Yakni, pentingnya menjaga hubungan persahabatan, kejujuran dan tidak serakah, serta menghargai bantuan orang lain.

Ketika ditanya, kenapa bonekanya diberi nama Deta? Kak Ahdan menjelaskan bahwa Deta itu singkatan dari Daeng Mattawang.

Rupanya, nama bonekanya diambil dari salah satu nama Sultan Hasanuddin, kemudian disesuaikan dengan nama yang akrab dengan anak.

Sultan Hasanuddin, yang merupakan Pahlawan Nasional asal Sulawesi Selatan, bernama lengkap Muhammad Bakir I Mallombasi Daeng Mattawang Karaeng Bonto Mangape.

Ia merupakan Raja Gowa ke-16. Sultan Hasanuddin sosok yang cerdas dan berani dalam melawan penjajah. Sehingga Belanda menjulukinya sebagai Ayam Jantan dari Timur. ( ab/r )

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Depresi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

SSB Batugarumbing Tantang Teror, Pemuda Bontonyeleng Menolak Bungkam

PEDOMANRAKYAT, BULUKUMBA — Teror tak menyurutkan langkah SSB Batugarumbing. Sanggar Seni Budaya desa ini menjadi sasaran setelah lantang...

Suara Sejuk dari Sulsel: Vox Point dan Muhammadiyah Serukan Persatuan dan Kedamaian

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Ketua Vox Point Indonesia DPD Sulawesi Selatan (Sulsel), Agustinus Bangun, SH, MH., menyerukan kepada seluruh...

Desa Tanpa Solusi, Pemuda Bontonyeleng Merespon Agustus Tanpa Dana Desa

PEDOMANRAKYAT, BULUKUMBA — Di tengah gegap gempita kemerdekaan yang seharusnya dirayakan dengan semarak, Desa Bontonyeleng, Kabupaten Bulukumba, justru...

Perubahan Perjalanan ke Malino: Dari Keindahan Alam ke Kerusakan

PEDOMANRAKYAT, GOWA - Dulu, perjalanan ke Malino merupakan pengalaman yang sangat mengasyikkan. Pemandangan alam yang indah, terutama bunga-bunga...