PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Organisasi masyarakat (Ormas) Pandawa Pattingalloang memperingati hari jadinya yang ke-5 dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Mengusung tema “Solid Dalam Gerak, Teguh Dalam Perjuangan”, acara yang digelar di halaman Benteng Fort Rotterdam, Makassar, Minggu (31/8/2025) itu tidak hanya menjadi momentum refleksi perjalanan organisasi, tetapi juga sarat dengan pesan moral serta doa untuk para korban tragedi 28 Agustus lalu di Jakarta.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan anggaru oleh Ilham Pusaka yang memantik semangat para peserta dan undangan. Selanjutnya, seluruh hadirin berdiri menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan lagu mars Pandawa Pattingalloang. Nuansa nasionalisme semakin terasa ketika band akustik lokal, Ibe Bento, membawakan lagu “Indonesia Pusaka” sebagai bentuk penghormatan kepada bangsa sekaligus pengingat akan duka mendalam tragedi nasional beberapa waktu lalu.
Hadir dalam kesempatan itu sejumlah tokoh penting dan perwakilan organisasi, antara lain Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., serta perwakilan dari ormas The Legend Kiwal, Denbogard, Sinrijala, Komando Paku Terbang Siluman (KPTS), Pemuda Pancasila, KNPI Makassar, Karang Taruna Kota Makassar, Kiwal Garuda Hitam, Laskar Garuda Indonesia (LGI), dan sejumlah undangan lainnya. Kehadiran mereka menandai eratnya hubungan solidaritas antar ormas di Kota Makassar.
Selain penuh nuansa kebangsaan, suasana acara juga diramaikan dengan hiburan dari bintang tamu D5 Academy Ica serta penampilan musik akustik dari Ibe Bento. Kehangatan dan kebersamaan semakin terasa di tengah suasana syukur peringatan milad ini.
Dalam sambutannya, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana menegaskan bahwa ormas dibentuk bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk menghadirkan kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat. “Tadi saya dengar lirik mars Pandawa Pattingalloang, Garuda di dadaku, merah putih jiwaku. Ini jelas menunjukkan dukungan kuat terhadap NKRI. Apalagi salam ormas ini mengandung pesan NKRI Harga Mati. Harapan saya, Pandawa Pattingalloang bisa terus memberi kebaikan, menjaga persatuan, dan menjadi teladan di Makassar maupun di Indonesia,” ujarnya.