Ruslan Afandi Basri Ajak Warga Sulsel di Maluku Jaga Harmoni demi Rasa Aman dan Investasi

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Sekretaris Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Maluku, Ruslan Afandi Basri, mengingatkan warga Sulawesi Selatan yang bermukim di Ambon dan Maluku pada umumnya untuk senantiasa menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat setempat.

Menurutnya, harmoni dan rasa aman merupakan fondasi penting dalam kehidupan sosial maupun pembangunan ekonomi. Tanpa keduanya, iklim usaha dan investasi akan sulit tumbuh.

Hal tersebut disampaikan Ruslan saat ditemui di sela-sela kegiatan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Hotel Claro, Makassar, pertengahan November 2025.

Pengusaha di bidang perikanan dan frozen food dengan merek dagang Nirvana Food itu menekankan bahwa Maluku, termasuk Kota Ambon, merupakan wilayah dengan masyarakat yang sangat majemuk dan multikultural.

“Katong mesti pakai pepatah, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” ujar owner PT Nirvana Niaga Sejahtera Company, yang produknya berupa ekspor ikan tuna ke Jepang.

Alumni SMAN 2 Ambon ini menilai, kunci hidup harmonis adalah saling menghargai perbedaan budaya. Untuk itu, dibutuhkan edukasi lintas usia dan segmen masyarakat agar perbedaan tidak menjadi sumber gesekan.

“Kita ini hidup di tanah orang. Jadi harus menghargai budaya setempat, supaya orang juga menghargai budaya kita,” paparnya.

Mengabdi di KKSS Maluku selama hampir 20 tahun atau tiga periode sebagai Sekretaris BPW, Ruslan menyebut orang Sulawesi Selatan memiliki prinsip kuat dalam merantau.

“Sekali layar terkembang, pantang surut kembali ke pantai. Artinya, ketika merantau, kita siap ikut membangun daerah tempat kita berada,” jelasnya.

Ia mengakui belum ada data pasti jumlah warga Sulawesi Selatan di Maluku. Namun, sebaran terbesar berada di Kota Ambon, Maluku Tengah, dan Maluku Tenggara. Terlepas dari jumlah, yang terpenting adalah kontribusi nyata, baik di bidang ekonomi maupun sosial budaya.

Baca juga :  Gubernur Bersama Ketua DPRD Sulsel Teken Persetujuan 3 Ranperda

Sebagai organisasi, KKSS terus melakukan konsolidasi agar program-programnya dirasakan langsung oleh anggota dan masyarakat.

“Paguyuban ini adalah rumah besar kita. Harus solid dan kompak. Para tokoh mesti satu kata, sesuai namanya: Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan,” tegas lelaki Bugis yang akrab disapa Ulan itu.

Dalam menjaga persatuan, Ruslan menolak adanya pengkotak-kotakan subetnis Sulawesi Selatan. Meski Bugis, ia memastikan seni budaya Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja selalu tampil dalam setiap kegiatan KKSS.

“Seni budaya selalu kami hadirkan di Mukerwil maupun rapat kerja,” ujarnya, mengenang pula event besar KKSS Maluku di masa lalu yang pernah menghadirkan penyanyi legendaris Iwan Tompo.

Ruslan, generasi ketiga perantau Sulawesi Selatan di Ambon, lahir dan besar di Kota Ambon Manise. Riwayat pendidikannya ditempuh di SDN 1 Tawiri, SMPN 3 Ambon, dan SMAN 2 Ambon.
Selain aktif di KKSS, ia juga menjadi pengurus Al-Wathan Ambon dan menjabat Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Maluku.

“Samua aktivitas beta ini berkaitan dengan semangat merawat harmonisasi dalam bingkai pluralisme,” pungkasnya dalam logat khas Melayu Ambon.
( Ardhy M Basir )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Sinergi Tanpa Sekat, Musrenbang Kunjung Mae Fokus pada Skala Prioritas dan Visi “Muliakan Makassar”

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Komitmen untuk memacu roda pembangunan di Kelurahan Kunjung Mae terus dibuktikan secara nyata. Pada Kamis...

Dukung Ketahanan Pangan, Polres Soppeng Gelar Panen Raya Jagung Serentak

PEDOMANRAKYAT, SOPPENG - Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, Polres Soppeng menggelar...

Sambangi Warga dari Rumah ke Rumah, Bhabinkamtibmas Melayu Baru Ingatkan Bahaya Banjir dan Penyakit

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Memasuki musim penghujan, upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus digencarkan oleh jajaran kepolisian...

Cuaca Ekstrem Mengintai, Polres Pelabuhan Makassar Turun Langsung Imbau Nelayan dan Pengendara

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Cuaca tak menentu yang disertai angin kencang dan gelombang tinggi dalam beberapa hari terakhir menjadi...