
Selain evakuasi, Kodim 1408/Makassar juga aktif melakukan pendataan pengungsi, pendistribusian bantuan sembako, serta koordinasi lintas instansi bersama Pemerintah Daerah, BPBD, Basarnas, dan Dinas Sosial Kota Makassar. Langkah terpadu ini dilakukan untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan berkelanjutan, sekaligus meminimalisir risiko lanjutan akibat cuaca ekstrem.
Kehadiran TNI di tengah masyarakat terdampak banjir menjadi simbol kepedulian, ketangguhan, dan semangat gotong royong bangsa. “Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan menjaga keselamatan, sementara TNI akan terus siaga sampai kondisi benar-benar aman,” pungkas Dandim. Aksi cepat dan humanis ini kembali menegaskan komitmen Kodim 1408/Makassar sebagai garda terdepan dalam membantu rakyat menghadapi bencana. (*Rz)

