Peserta cukup mengirim pesan ke nomor resmi 0811-816-5165, kemudian mengikuti petunjuk yang diberikan oleh sistem. Setelah memasukkan data seperti NIK atau nomor kartu BPJS, informasi status kepesertaan akan ditampilkan.
Alternatif Jika Tidak Bisa Mengakses Layanan Online
Bagi masyarakat yang tidak memiliki akses internet atau mengalami kesulitan menggunakan layanan digital, pengecekan status kepesertaan dapat dilakukan secara langsung.
Peserta dapat mendatangi kantor BPJS Kesehatan terdekat dengan membawa dokumen identitas seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK). Petugas akan membantu memeriksa status kepesertaan sekaligus memberikan penjelasan apabila terdapat kendala.
Selain itu, fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas atau klinik yang bekerja sama dengan BPJS juga dapat membantu memeriksa status kepesertaan.
Tanda-Tanda BPJS PBI Tidak Aktif
Status BPJS PBI yang tidak aktif biasanya dapat diketahui melalui hasil pengecekan di aplikasi, website, maupun layanan WhatsApp PANDAWA.
Selain itu, kondisi tersebut juga sering baru diketahui ketika proses pendaftaran layanan kesehatan tidak dapat diproses oleh fasilitas kesehatan.
Pada beberapa kasus, sistem biasanya menampilkan keterangan penyebab penonaktifan, misalnya karena data tidak sesuai atau hasil keputusan pemerintah daerah terkait penerima bantuan.
Apa yang Harus Dilakukan Jika BPJS PBI Tidak Aktif?
Jika setelah dicek ternyata status kepesertaan tidak aktif, peserta disarankan untuk segera mencari tahu penyebabnya melalui layanan BPJS Kesehatan atau PANDAWA.
Apabila masih memenuhi syarat sebagai penerima bantuan, peserta dapat mengajukan pengaktifan kembali melalui Dinas Sosial setempat dengan membawa dokumen pendukung seperti KTP, KK, serta Surat Keterangan Tidak Mampu.
Selanjutnya, data akan diverifikasi ulang oleh pihak terkait sebelum status kepesertaan BPJS PBI dapat diaktifkan kembali.
Dengan mengetahui cara cek BPJS PBI aktif atau tidak, masyarakat dapat memastikan layanan kesehatan tetap dapat diakses ketika dibutuhkan. Pemeriksaan status secara rutin juga membantu menghindari kendala administrasi saat hendak berobat.(*)

