532 Calon Bintara TNI AD Masuk Tahap Penentuan, Pangdam Hasanuddin Tekankan Seleksi Transparan

Ramzy 38 Pembaca
2 Menit baca

PEDOMANRAKYAT, GOWA – Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, memimpin Sidang Pemilihan Tingkat Pusat Penerimaan Calon Bintara PK TNI AD Reguler Gelombang II Tahun Anggaran 2026 Subpanpus Kodam XIV/Hasanuddin. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Jenderal Sudirman, Rindam XIV/Hasanuddin, Pakatto, Kabupaten Gowa, Selasa (9/6/2026).

Sidang pemilihan tingkat pusat yang diikuti oleh 532 calon Bintara ini merupakan tahapan akhir dalam rangkaian proses seleksi penerimaan Bintara PK TNI AD. Sebelumnya, para peserta telah melalui berbagai tahapan seleksi secara ketat, meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikologi, mental ideologi, serta sejumlah aspek penilaian lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam arahannya, Pangdam XIV/Hasanuddin menegaskan bahwa seluruh proses seleksi harus dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa peserta yang terpilih benar-benar merupakan putra-putra terbaik bangsa yang memiliki kualitas, integritas, serta dedikasi tinggi untuk mengabdi kepada negara melalui TNI Angkatan Darat.

“Seleksi ini harus menghasilkan calon prajurit yang unggul, berkarakter, dan memiliki semangat pengabdian yang tinggi kepada bangsa dan negara,” tegas Pangdam.

Selain melakukan penelaahan terhadap hasil seluruh materi seleksi yang telah diikuti peserta, panitia juga memberikan kesempatan kepada para calon untuk menampilkan kemampuan dan bakat yang dimiliki di berbagai bidang. Penampilan tersebut menjadi salah satu nilai tambah dalam mengukur potensi, kreativitas, kepercayaan diri, serta karakter para calon prajurit yang akan menjadi bagian dari TNI AD di masa mendatang.

Pangdam XIV/Hasanuddin berharap para calon yang nantinya dinyatakan lulus dan terpilih dapat terus mengembangkan kemampuan diri, menjaga disiplin, serta senantiasa memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI dalam setiap pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Melalui proses seleksi yang ketat dan berlandaskan prinsip profesionalisme, diharapkan TNI AD dapat memperoleh sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas di masa depan demi menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (*Rz)

Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version