Air Mata Haru Warnai Imtihan SIT Ikhtiar UNHAS: “Mereka Sedang Meniti Jalan Menuju Mahkota Surga”

Ramzy
Ramzy 111 Pembaca
3 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Keluarga besar SIT Ikhtiar UNHAS kembali mengukuhkan komitmennya dalam mencetak generasi religius melalui prosesi Imtihan dan Khotmul Quran. Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Ballroom UNHAS Hotel & Convention pada Ahad (24/5), menjadi panggung pembuktian bagi puluhan peserta didik yang telah sukses menyelesaikan berbagai tahapan pembelajaran Al-Qur’an.

​Tahun ini, prosesi diikuti oleh para siswa dari berbagai kategori capaian, mulai dari kelas Tartil, Turjuman (terjemahan per kata), KBK (Kaidah Bahasa Arab), hingga capaian Tahfidz Juz 1 serta Juz 26-30.

​Lebih dari Sekadar Seremoni

​Berbeda dengan perayaan kelulusan pada umumnya, Imtihan di SIT Ikhtiar merupakan bentuk akuntabilitas publik yang nyata. Sekolah membuka ruang bagi orang tua dan penguji profesional untuk menguji langsung kualitas bacaan serta hafalan siswa di atas panggung. Tradisi ini dirawat untuk memastikan bahwa setiap siswa memiliki standar kualitas yang merata dan dapat dipertanggungjawabkan.

​Ketua Yayasan Metavisi Akademika Nusantara, Dr. Ir. Syahriadi Kadir, M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa di era digital yang penuh tantangan, Al-Qur’an harus menjadi benteng utama bagi anak-anak.

​“Kami berkomitmen menjadikan Al-Qur’an sebagai fondasi karakter. Program ini bukan hanya soal prestasi akademik, melainkan tentang mempersiapkan para penjaga kalam Allah di masa depan,” ujar beliau.

​Investasi Akhirat dan Mahkota Kemuliaan

​Suasana haru seketika menyelimuti ruangan saat Ust. Salman Al-Farisi, S.Pd., Gr., memberikan pesannya. Beliau menekankan bahwa prosesi Imtihan ini bukan sekadar ujian akademis, melainkan sebuah perjalanan spiritual yang panjang.

​“Anak-anak kita hari ini bukan hanya sedang menempuh ujian sekolah, tetapi mereka sedang meniti jalan untuk memakaikan mahkota kemuliaan bagi Bapak dan Ibu di akhirat kelak,” tutur Ust. Salman, yang langsung disambut isak haru para orang tua murid. Pesan mendalam ini mempertegas bahwa setiap ayat yang dihafal adalah investasi abadi yang pahalanya akan dipetik hingga ke surga.

Baca juga :  Minibus Terjun ke Sungai, Satu Penumpang Tewas dan Seorang Masih Pencarian

​Dukungan Penuh dan "Tiket Emas" dari Kementerian Agama

​Kualitas mutu siswa SIT Ikhtiar juga mendapat apresiasi tinggi dari perwakilan Kementerian Agama Kota Makassar, Hasan Pinang, S.Ag., M.Fil.I. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa sertifikat Imtihan yang diterbitkan sekolah bukan sekadar tanda tamat belajar, melainkan sebuah “Tiket Emas”. Sertifikat ini telah diakui secara legal sebagai jalur prestasi (Zonasi Prestasi) bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

​Acara kemudian ditutup dengan prosesi Khotmul Quran yang syahdu, di mana para siswa melantunkan ayat-ayat suci sebagai simbol rasa syukur.

​Dengan suksesnya kegiatan ini, SIT Ikhtiar Makassar kembali membuktikan posisinya sebagai lembaga pendidikan unggulan di Kota Daeng yang mampu menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan kekuatan akidah Islam.

​Barakallahu Fiikum kepada seluruh peserta Imtihan! Semoga senantiasa istiqomah menjadi sahabat Al-Qur’an. (Ardhy M Basir)

Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!