PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Akademisi Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. AB Takko B, menilai program magang yang dijalankan perguruan tinggi mampu menambah kecerdasan sekaligus memperluas wawasan mahasiswa. Hal tersebut disampaikannya saat bertemu dengan Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan Sulsel, Dr Andi Fachruddin, Kamis (12/2/2026), di Kantor Disdik Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan.
Menurut Prof AB Takko, program magang merupakan bagian dari kebijakan kampus yang memberi manfaat nyata bagi mahasiswa. Selain menambah pengetahuan, kegiatan tersebut juga melatih kemampuan adaptasi di lingkungan kerja.
Ia menjelaskan, melalui magang mahasiswa dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat dan memahami dinamika kerja di luar lingkungan akademik. Pengalaman itu, kata dia, menjadi pembelajaran penting untuk membedakan kehidupan di dalam kampus dan di luar kampus.
Dinas Pendidikan Sulsel menjadi salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menerima mahasiswa magang dari sejumlah perguruan tinggi di Makassar. Saat ini, sebanyak empat mahasiswi Unhas menjalani magang selama dua bulan di instansi tersebut.
Keempatnya berasal dari Program Studi Bahasa Indonesia, yakni Fatimah Az-zahra, Nurfadilah, Nur Azisa dan An-Nisa Ramadhina Andini. Pekan ini menjadi kegiatan terakhir bagi mahasiswi semester IV tersebut.
Kasubag Umum dan Kepegawaian Disdik Sulsel, Andi Fachruddin, menyampaikan apresiasi atas kontribusi para mahasiswi selama menjalani magang. Ia menyebut kehadiran mereka turut membantu tugas di Bagian Umum dan Kepegawaian.
Selain Unhas, mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) juga melaksanakan magang di Disdik Sulsel dengan durasi hingga lima bulan. Kegiatan serupa turut diikuti mahasiswa Universitas Fajar (Unifa) yang ditempatkan di bagian pelayanan Disdik Sulsel, tandas Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan Sulsel, Dr Andi Fachruddin. (Hdr)

