ALFI Sulselbar Gelar Buka Puasa Bersama Di Hotel Claro

Rusdy
Rusdy 613 Pembaca
2 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) atau Indonesian Logistics and Forwarders Association (ILFA) gelar buka puasa bersama di Hotel Claro Makasssar.

Amaliah Ramadan yang berlangsung, Jumat (13/3/2026) itu dihadiri ratusan relasi asosiasi logistik dan forwarder tersebut.

Hadir antara lain, Kapolres Palabuhan Kota Makassar, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), dan PT Pelindo Cabang Makassar.

Hadir pula Pembina AFLI Sulselbar Sumirlan, Asrul Sani Abu, dan sejumlah pengurus dan anggota AFLI lainnya.

Sebelum lantunan kalam Ilahi sebagai pembuka acara inti, ada hiburan. Ketua Ketua DPW ALFI/ILFA Sulselbar, Yodi Nalendra, sempat menyumbangkan sebuah lagu.

Ketua DPW ALFI/ILFA Sulselbar, Yodi Nalendra, dalam sambutannya, antara lain mengatakan, silaturahmi dalam kemasan Buka Puasa Bersama itu akan menjadi kegiatan rutin organisasi.

“Ini akan menjadi agenda rutin ALFI Sulsel setelah sempat tertunda karena kesibukan pengurus,” kata Yodi Nalendra.

Sebelunya, Ketua Panitia, Ambo Tuo, mengatakan, acara buka puasa tersebut merupakan yang pertama dilakukan pada masa kepengurusan baru ALFI/ILFA Sulselbar.

“Terima kasih kepada pihak-pihak terkait yang turut berkontribusi dalam kesuksesan program kerja selama masa kepemimpinan Ketua DPW ALFI/ILFA Yodi Nalendra,” kata Ambo Tuo.

Menjelang buka puasa, Ustadz Salahuddin Rahman al Ayyubi, memberi siraman rohani kepada audiens yang memadati Ballroom Phinisi 2 Hotel Claro tersebut.

Dalam tauziahnya, Ustadz Salahuddin antara lain menyebutkannya, pentingnya mensyukuri nikmat Allah SWT.

Dia menyitir salah satu ayat dalam Surah Ar Rahman, "Fabiayyi ala irobbikuma tukadziban" yang artinya, "Maka nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang kamu dustakan?".

Meski ayat yang diulang hingga 31 kali itu, menurut Ustadz Salahuddin tidak banyak orang yang rajin bersyukur.

“Semoga kita semua yang hadir di ruangan ini masuk dalam kelompok yang sedikit itu,” kata Ustadz Salahuddin.

Baca juga :  Dr. Wahyudin.M.Pd: Izinkan Saya Menawarkan Kriteria Calon Pemimpin FIKK UNM

Dia menyinggung kemuliaan 10 malam terakhir bulan Suci Ramadan yang banyak kalangan menganggap seolah tidak ada lagi harapan jika malam istimewa itu berlalu.

Ustadz Salahuddin mengingatkan, agar memaksna malam istimewa tersebut secara total dengan mengatakan, berterima kasihlah kepada Allah SWT yang memberi keistimewaan pada malam laitulkadar tersebut. (re)

Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!