Andi Amran Sulaiman: Anak SAR Itu Ikhlas Hatinya

Ramzy
Ramzy 434 Pembaca
6 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Beliau juga banyak memberikan contoh-contoh kedermawanan yang dibalas seketika oleh Tuhan dari sumber-sumber yang tak terduga, termasuk dari orang yang belum pernah beliau temui sekalipun.

Pertemuan yang awalnya hanya dijadwalkan satu jam, karena beliau ada tamu lain, tapi beliau melarang kami pulang karena ‘tertarik’ dengan cerita anak-anak pioner SAR Unhaa, yang pernah menyelamatkan masyarakat yang kecelakaan saat ‘naik haji’ di puncak Gunung Bawakaraeng di Malino.

Setelah kembali  bergabung dengan kami, beliau menceritakan ‘kedekatan spiritualnya’ dengan makam leluhur di kaki Gunung Bawakaraeng, makanya banyak masyarakat yang salah kaprah dan memutuskan ‘naik haji’ di Bawakaraeng.

Dari cerita beliau yang detail, akhirnya kami paham, mengapa masih banyak masyarakat yang ‘naik haji’ di Gunung Bawakareng sampai dengan sekarang.

Sayang, saya tidak bisa menuliskan beberapa detail ‘kedekatan’ Pak Andi Amran dengan Gunung Bawakaraeng karena bersifat pribadi.

Pak Andi Amran juga menunjukan photo-photo pondokan beliau di samping kampus Tamalanrea yang kurang nyaman, sehingga beliau sering memanfaatkan ‘ruang kantor SAR Unhas di PKM untuk istrahat dan ngobrol dengan anak-anak SAR di zaman beliau masih kuliah di Fakultas Pertanian.

Setelah beliau berbagi pengalaman dan ‘nostalgia kesusahan’ saat kuliah, kami meminta adik Juninho Yanto Benny memasangkan slayer jingga SAR Unhas sebagai pertanda pengangkatan beliau sebagai anggota kehormatan SAR Unhas dan foto bersama.

Setelah itu, beliau menyampaikan kesanggupannya untuk memberikan Sambutan Pengantar pada buku 40 tahun SAR Unhas.

Di luar dugaan kami, tanpa diminta, beliau langsung menyumbang Rp 50.000.000 dari kantong pribadi beliau untuk persiapan perayaan 40 tahun SAR UNHAS.

Belum sempat kami berterima kasih, beliau meminta asistennya untuk menambahkan dana ratusan juta rupiah untuk operasi bantuan kemanusiaan SAR Unhas, dengan pesan bahwa uang tersebut akan ditransfer ke rekening SAR UNHAS dan hanya digunakan untuk misi-misi pertolongan kemanusiaan.

Baca juga :  Penguatan ASN Berbasis Merit, Pemda Toraja Utara Gelar Profiling

Bantuan itu berupa Rp 250 juta untuk bantuan bencana dari Kementan Peduli dan Rp 50 juta untuk bantuan operasional relawan dari Kementan Peduli.

Total bantuan yang diserahkan Rp 350 juta.

Kami berterima kasih atas kedermawanan beliau dan sekaligus memberikan jaminan bahwa uang operasional kemanusiaan tersebut akan dikelola secara transparan dan akuntabel dan tidak akan disalahgunakan oleh adik-adik SAR Unhas.

Terima kasih Pak Andi Amran atas bantuan dan dukungan kepada SAR UNHAS. Kami akan menyampaikan nasihat Bapak kepada adik-adik SAR UNHAS agar tetap mendahulukan keikhlasan dalam membantu kemanusiaan dan bersungguh-sungguh dalam mencari rezeki halal agar lebih leluasa dalam memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita yang dalam kesusahan.

Intinya, adik-adik SAR UNHAS diharapkan untuk mempraktikan pesan rasul Tuhan bahwa “tangan di atas lebih baik dibanding tangan di bawah”. (*)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!