API Sulsel Gelar Natal Bersama, Dorong Peran Pendeta Jaga Keharmonisan Bangsa

Ramzy 300 Pembaca
4 Menit baca

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Asosiasi Pendeta Indonesia (API) DPD Sulawesi Selatan menggelar Christmas Celebration bertema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24) di Gedung Serbaguna TYM, Jalan Domba, Kota Makassar, Senin (26/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum refleksi iman sekaligus penguatan nilai persatuan dan kerukunan di tengah dinamika kehidupan berbangsa.

Perayaan Natal tersebut berlangsung khidmat dan penuh sukacita dengan dihadiri lebih dari 300 jemaat dari berbagai denominasi gereja. Kehadiran para pendeta, tokoh gereja, dan perwakilan pemerintah mencerminkan semangat kebersamaan serta sinergi lintas elemen dalam menjaga keharmonisan masyarakat.

Christmas Celebration API Sulsel menghadirkan pengkhotbah internasional, Ps. Fengky Maukar, yang didatangkan langsung dari Singapura. Pesan-pesan rohani yang disampaikan menekankan pentingnya kasih, pengampunan, dan persatuan sebagai fondasi membangun keluarga, gereja, dan bangsa.

Acara ini turut dihadiri Ketua DPD API Sulsel Ps. Daniel S. Kusbin, S.Th., perwakilan Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulsel Dr. Amson Padolo, S.Sos., M.Si., perwakilan Wali Kota Makassar, serta pimpinan berbagai organisasi keumatan Kristen di Sulawesi Selatan.

Ketua Panitia Natal API Sulsel yang juga Sekretaris API DPD Sulsel, Pdt. Fareast Hiro Rombot, M.Th., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota API dan panitia yang telah berperan aktif menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menilai perayaan ini sebagai wujud nyata semangat pelayanan dan kebersamaan para hamba Tuhan.

Ia juga menyampaikan terima kasih khusus kepada pemilik Gedung Serbaguna TYM beserta seluruh kru yang telah memberikan dukungan penuh dengan menyediakan fasilitas secara cuma-cuma, sehingga perayaan Natal dapat berlangsung dengan baik dan lancar.

Perwakilan Wali Kota Makassar dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf karena Wali Kota belum sempat hadir secara langsung. Ia menegaskan bahwa Kota Makassar saat ini berada dalam kondisi yang kondusif dan dinamis, serta membutuhkan peran aktif organisasi keagamaan dalam menjaga stabilitas sosial dan kerukunan antarumat beragama.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version