PEDOMANRAKYAT, JAKARTA – Anggota DPR RI yang juga Ketua MPR RI ke-15, Bambang Soesatyo, menyambut baik pembentukan Serikat Wartawan Senior Indonesia (SW60+). Ia menilai kehadiran organisasi tersebut relevan di tengah situasi nasional yang diwarnai meningkatnya polarisasi sosial, ketegangan politik, serta banjir informasi yang belum tentu akurat di ruang digital.
Menurut Bamsoet, dalam beberapa tahun terakhir masyarakat Indonesia menunjukkan kecenderungan terbelah dalam menyikapi berbagai isu publik.
Fenomena ini tidak hanya terlihat di dunia nyata melalui gelombang aksi massa berskala besar sepanjang 2025, tetapi juga semakin menguat di media sosial, di mana perdebatan kerap didominasi sentimen negatif.
Ia menegaskan, kondisi tersebut membutuhkan kehadiran figur-figur berpengalaman di dunia jurnalistik untuk menjaga kualitas informasi. Wartawan senior dinilai memiliki kapasitas dalam menyaring fakta sekaligus menghadirkan perspektif yang lebih jernih bagi publik.
Deklarasi SW60+ yang digelar di Jakarta pada Jumat malam (17/4/2026) turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat, serta berbagai tokoh lintas sektor seperti Anies Baswedan dan Susi Pudjiastuti.
Lebih lanjut, Bamsoet mengingatkan bahwa maraknya hoaks dan disinformasi telah memperkeruh situasi. Sepanjang tahun lalu, beragam konten menyesatkan beredar luas, mulai dari isu kerusuhan hingga kabar tidak benar terkait pejabat publik. Ia juga menyinggung keberadaan buzzer yang dinilai turut memengaruhi pembentukan opini masyarakat.
