BBGTK Sulsel Peringati Hari Lahir Pancasila

Rusdy
Rusdy 76 Pembaca
6 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidkan atau BBGTK Sulsel Peringati Hari Lahir Pancasila, Sabtu, 11 Juni 2026.

Pada upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 tersebut dihadiri pegawai BBGTK Sulsel dan sejumlah tamu undangan.

Kepala BBGTK Sulsel Dr Arman Agung MPd ketika membacakan Pidato Seragam Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Yudian Wahyudi, mengatakan, Pancasila adalah jangkar moral menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik.

“Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” katanya.

Tema yang diusung dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, sebuah pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun demikian juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi.

Dia mengatakan, Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Indonesia bukan hanya penonton dalam kancah dunia.

Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan.

Pembukaan UUD Tahun 1945, kita memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif.

“Nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut adalah instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik,” katanya.

Baca juga :  Lantik 104 Siswa, Pangdam XIV/Hsn : Prajurit Tamtama Harus Punya Mental, Moral dan Pedomani 6K

Dia melanjutkan, “Sebagai bangsa yang besar, kita terus menunjukkan kepemimpinan nyata.”

Kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah PBB, menurut Yudian Wahyudi, menunjukkan peran Indonesia dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi kita dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah adalah pengejawantahan dari sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

“Kita ingin dunia melihat bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia,” katanya.

Dia mengatakan, Indonesia Raya bukanlah mimpi kosong. Namun, kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral bisa menyesatkan. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology).

Yudian Wahyudi menegaskan, “Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah.”

“Kepada para Menteri dan Kepala Daerah, saya titipkan Pancasila di tangan kalian. Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan. Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita,” katanya.

Dia mengajak seluruh bangsa Indonesia, meneguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Mmenunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai. Merdeka!,” katanya.

Juara Lomba Semarak Hari Pendidikan Nasional

Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidkan atau BBGTK Sulsel umumkan juara Lomba Dalam Rangka Hari Pendidikan Nasional tahun 2026.

Baca juga :  FORSIMA PAI Wilayah IV Sulawesi Selenggarakan Musywil Ke-2 di Kabupaten Sinjai

Pengumuman penetapan hasil lomba bertema Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua itu berlangsung pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026, di Halaman Upacara BBGTK Sulsel, Senin, 1 Juni 2026.

Juara pertama Lomba Senam Anak Indonesia Hebat kategori TK adalah; TK Pembina Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba. Kategori SD adalah SDN 164 Pccora Kabupaten Soppeng.

Pemenang pertama kategori SMP adalah; SMPN 1 Marioriwawo Kabupaten Soppeng, dan pemenang pertama kategori SMA/SMK adalah SMAS Pesantren IMMIM Minasatene Pangkep Sulawesi Selatan.

Juara 1 Lomba Cipta Gerak Lagu Rukun Sama Teman adalah; UPT SPF SD Inpres Hartaco Indah Kota Makassar, menyusul TK Negeri Pembina Ujung Bulu Bulukumba sebagai juara kedua. Sedangkan juara ketiga ditempati SRT 64 Soppeng Kabuaten Soppeng.

Pemenang pertama Lomba Video Implementasi PM/KKA adalah; Harman SPd Gr MPd dari SDN 149 Sindubinangun Kabupaten Luwu Timur.

Disusul Muhammad Ikram Ramadan SPd Msi dari SMAN 1 Kepulauan Selayar di posis kedua. Sedangkan posisi ketiga ditempati Nur Afni SPd dari SMAN 1 Soppeng.

Juara pertama Lomba Situs Mandiri (SIMAN) adalah; Sri Rahayu PM SPd Gr dari SD Hartaco Indah Makassar. Posisi kedua ditempati Asriningsih SPd MPd dari SMAN 7 Makassar. Disusul Suparmin SPd dari SMAN 9 Gowa di peringkaat ketiga.

Penghargaan Tingkat BBGTK Sulsel

Di momen itu, BBGTK Sulawesi Selatan juga memberi piagam penghargaan kepada pegawai berprestasi tingkat Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Sulsel tahun 2026.

Mereka yang mendapat apresiasi adalah:

1.Muflihah Razak SKM MM dalam jabatan penelaah teknis kebijakan
2.Irhandi Amin SKom MKom dalam jabatan Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Petama.
3.Haeruddin SPd MM dalam jabatan Pengembang Teknologi Ahli Muda.
4.Dr Ayatollah Hidayat SPd MPd dalam jabatan Pejabat Administrator. (ere)

Baca juga :  Kepala BBGTK Sulsel Pembina Upacara Bendera Di SD Inpres Hartaco Indah
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!