Camat juga menyampaikan akan melakukan uji petik terhadap data presensi pegawai untuk memastikan kepatuhan aparatur terhadap aturan jam kerja.
Keterlambatan, menurut dia, hanya dapat dimaklumi dalam kondisi tertentu dan tetap harus disertai konfirmasi kepada pimpinan maupun bagian kepegawaian.
Selain presensi, ia turut menyoroti menurunnya partisipasi pegawai dalam kegiatan Sabtu Sehat Juara (SSJ) yang selama ini menjadi program rutin pemerintah daerah.
Menurutnya, kehadiran ASN dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari evaluasi kedisiplinan pegawai.
Pada kesempatan itu, camat turut meminta seluruh staf menyusun laporan kerja harian guna memastikan setiap pegawai memiliki target dan aktivitas kerja yang jelas setiap hari.
“Setiap hari harus ada laporan apa yang dikerjakan sehingga kinerja pegawai dapat terukur dan dievaluasi,” tandasnya.#)

