Suaib juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat dihentikan oleh anggota Sat Brimob Polda Sulsel yang tengah melakukan penyisiran di lokasi. Meski telah menunjukkan identitas diri berupa KTP, ia tetap dicurigai sebagai anggota TNI karena atribut yang dikenakan, sehingga dilakukan pengambilan video yang kemudian beredar luas di media sosial.

Danyonif Raider 700/WYC, Letkol Inf Iwan Sunarya, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa Suaib bukan bagian dari prajurit TNI, khususnya dari satuan yang dipimpinnya. Ia juga memastikan tidak ada keterlibatan anggota Yonif Raider 700/WYC dalam peristiwa keributan tersebut, serta mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan lebih bijak dalam menyikapi konten di media sosial. (*Rz)

