Ia menambahkan, film ini diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran yang menyenangkan bagi masyarakat. “Melalui film Kesatria Galesong, kami ingin menghadirkan tontonan yang menghibur sekaligus mendidik, dengan memperkenalkan kembali adat istiadat dan kebiasaan budaya yang mulai terlupakan,” katanya.
Lebih dari sekadar produksi film, Kesatria Galesong mencerminkan semangat kolektif untuk membangun masa depan yang tetap berakar pada identitas budaya. Dukungan masyarakat pun menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan gerakan ini. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan menyebarluaskan karya ini sebagai bentuk nyata kecintaan terhadap budaya daerah,” tutupnya. (*Rz)

