Direktur UT Makassar Dan Balai Riset Perikanan Budidaya Dan Penyuluhan Perikanan Sepakat Tandatangani MoA

Zainal
Zainal 233 Pembaca
3 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR -- Direktur UT Makassar, Drs. Hasanuddin, M.Si, bersilaturrahim dengan Kepala Balai Riset Perikanan Budidaya dan Penyuluhan Perikanan Maros, Kamis 7 Juli 2022, di Maros.

Direktur UT Makasaar diterima Kepala Balai Riset Perikanan Budidaya dan Penyuluhan Perikanan Kementerian Perikanan dan Kelautan Dr. A. Indra Jaya Assad, SPi, M.Sc.

Kepala Balai Indra Jaya Assad dalam sambutannya menyambut baik kedatangan rombongan UT Makassar, karena sekitar 600 penyuluh dan tenaga teknis Balai Riset Perikanan dituntut untuk meningkatkan kualitas dan predikat kesarjaannya, yaitu bagi penyuluh minimal lulusan S2 perikanan kelautan, dan tenaga teknis minimal S1 perikanan.

Dalam mengikuti pendidikan, ini sesuai ketentuan Kemenpan bahwa ijin belajar staf ada jarak maksimun kampus yang dituju, yaitu 30 km dari tempat bekerja.

Sehingga staf penyuluh dan tim teknis Balai Perikanan kesulitan menemukan PT sehingga dengan kelebihan yang dimiliki kampus UT dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mengusung tageline Menjangkau yang Tidak Terjangkau, ini paling tepat untuk staf pada Balai Riset Perikanan.

Kedua pimpinan sepakat untuk segera menandatangani MoA dalam peningkatan kapasitas, kualitas SDM penyuluh dan tenaga teknis Balai riset perikanan.

Direktur UT Makassar, Hasanuddin menjelaskan UT merupakan PTN ke-45 mengelola lebih 40 program studi mulai dari jenjang Diploma, S1, S2 dan S3.

Ditambahkan, makna terbuka, setiap orang dapat belajar di UT dengan kapasitas yang dimiliki serta mengandung arti adanya kegiatan belajar mengajar tidak dibatasi oleh jarak dan waktu yang telah terjadwalkan.

Jarak jauh mengandung pengertian adanya jarak antara yang belajar dan mengajar. Jarak ini dijembatani dengan media belajar khusus dikembangkan untuk belajar jarak jauh.

Sistem pendidikan khusus yang dikembangkan tidak memerlukan kampus untuk belajar tetapi mahasiswa dapat belajar di tempat masing masing.

Baca juga :  Pertama di Luar Jawa, Universitas Negeri Malang Promosikan Pascasarjananya dan Tandatangani Kerjasama dengan FT UMI Makassar

Dijelaskan juga keunggulan UT yakni; kampus tanpa batasan, waktu kuliah fleksibel, mandiri lewat teknologi, biaya terjangkau, leader pembelajaran jarak jauh dengan sistem online.

Selain itu, tidak memandang usia dan lulusan tahun berapa, yang penting lulusan SMA/SMK sederajat. Bahkan yang lulusan Paket C juga bisa mendaftar.

Hadir dalam pertemuan Kepala Bidang Penyuluh Anton, Humas Balai Riset Perikanan, Pj Pemasaran UT Makassar, Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim, SE, MM, Manajer SALUT UT Pangkep, Maros dan Parepare. (yahya)

Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!