Firman juga menegaskan bahwa ORADO Sulsel menargetkan agar seluruh pengurus cabang di 24 kabupaten/kota memiliki minimal satu hingga dua wasit bersertifikat, sehingga pelaksanaan kompetisi di daerah dapat berjalan sesuai standar organisasi.
“Kami ingin memastikan standarisasi aturan berlaku secara merata di seluruh daerah. Dengan adanya wasit berlisensi, maka kualitas pertandingan akan lebih terjaga, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap olahraga domino,” tambahnya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta akan mendapatkan materi terkait peraturan pertandingan terbaru, mekanisme penilaian, manajemen pertandingan, serta kode etik wasit. Selain sesi teori, peserta juga akan mengikuti simulasi praktik untuk menguji pemahaman dan kesiapan mereka sebelum dinyatakan lulus sertifikasi.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan struktur pembinaan olahraga domino di Sulawesi Selatan, khususnya dalam menghadapi agenda kompetisi tingkat provinsi maupun nasional di masa mendatang.
Dengan pelatihan ini, ORADO Sulsel optimistis olahraga domino akan semakin berkembang secara profesional dan memiliki sistem kompetisi yang lebih tertata. (And)

