Evakuasi di Jurang 350 Meter, SAR Maros–Pangkep Temukan Korban Kedua

Ramzy
Ramzy 211 Pembaca
2 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar, memastikan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Maros–Pangkep masih terus berlanjut hingga Selasa (20/1/2026).

Arif Anwar menyampaikan, tim SAR gabungan kembali mencatat perkembangan penting dengan berhasil mengevakuasi korban kedua dari medan jurang yang memiliki tingkat kesulitan sangat tinggi.

Pada operasi hari ini, kata Arif, tim SAR membagi kekuatan ke dalam enam Search and Rescue Unit (SRU), terdiri atas SRU darat dan tim vertical rescue, untuk menyisir sejumlah sektor pencarian.

Dalam proses tersebut, satu korban berjenis kelamin perempuan berhasil dievakuasi dari kedalaman sekitar 350 meter. Evakuasi berlangsung di medan ekstrem dengan kondisi geografis berupa lembah curam, tebing terjal, serta cuaca yang tidak menentu.

Arif menjelaskan, proses evakuasi dilakukan secara bertahap dan penuh kehati-hatian. Tim harus menerapkan teknik vertical rescue dengan koordinasi lintas unsur yang ketat, mengingat jarak pandang terbatas akibat hujan dan kabut.

Saat ini, kata dia, korban yang berhasil dievakuasi tengah dibawa menuju Posko Tompobulu untuk selanjutnya diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI).

Arif mengurai, operasi SAR ini melibatkan kekuatan besar, dengan total 1.075 personel dari berbagai unsur, mulai Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, komunitas pecinta alam, hingga tenaga medis. Sejumlah alutsista darat dan udara turut dikerahkan, termasuk helikopter, pesawat intai, serta drone thermal guna mendukung percepatan pencarian.

Arif Anwar juga mengapresiasi dedikasi seluruh personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut. Ia menegaskan, fokus utama tim SAR tetap pada upaya menemukan seluruh korban, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan.

Baca juga :  Tim Tabur Kejati Sulsel Berhasil Mengamankan Terdakwa Korupsi Pengembangan Agribisnis Barru

Hingga laporan ini diturunkan, operasi SAR masih terus berlangsung dan pelaksanaannya akan menyesuaikan dengan perkembangan situasi serta kondisi cuaca di lokasi kejadian. (Hdr)

Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!