Saat ini, kata dia, korban yang berhasil dievakuasi tengah dibawa menuju Posko Tompobulu untuk selanjutnya diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI).
Arif mengurai, operasi SAR ini melibatkan kekuatan besar, dengan total 1.075 personel dari berbagai unsur, mulai Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, komunitas pecinta alam, hingga tenaga medis. Sejumlah alutsista darat dan udara turut dikerahkan, termasuk helikopter, pesawat intai, serta drone thermal guna mendukung percepatan pencarian.
Arif Anwar juga mengapresiasi dedikasi seluruh personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut. Ia menegaskan, fokus utama tim SAR tetap pada upaya menemukan seluruh korban, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan.
Hingga laporan ini diturunkan, operasi SAR masih terus berlangsung dan pelaksanaannya akan menyesuaikan dengan perkembangan situasi serta kondisi cuaca di lokasi kejadian. (Hdr)

