H Amiruddin berfoto di depan gedung Sekretariat Jenderal DPR RI (istimewa)
PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Dengan potensi sumber daya alam yang dimiliki sebenarnya Kabupaten Soppeng bisa dikembangkan di sektor pariwisata dan berpeluang menjadi central transit tourism .
Tidak usah jadi daerah tujuan wisata , tetapi berpeluang jadi central transit tourism, ungkap H Amiruddin S.H M.H M.M Ph,D Ketua Wilayah Kerukunan Keluarga Besar Soppeng (KKBS) DKI Jakarta kepada pedomandarakyat.co.id beberapa waktu lalu .
Ketika ditemui di rumahnya di Takalala setelah 33 tahun untuk pertamakalinya pulang kampung menyambut 1 Ramadhan ,Owner PT Aman Wisata serta PT Adinda Mario Mandiri yang punya jaringan luas di sejumlah negara diantaranya Amerika Serikat, Belanda, Jepang, Korea Selatan,Taiwan ,New Zealand dan lainnya katakan, potensi SDA Soppeng jangan hanya fokus pada sektor pertanian apalagi kejayaan sutera alam dan tembakau sudah redup maka sangat memungkinkan untuk dikembangkan di sektor pariwisata.
Cuma perlu ada mapping turis atau pemetaan obyek wisata sehingga bisa memastikan rute dan klaster destinasi yang bisa dipasarkan ,jelasnya menambahkan .
Dicontohkan perjalanan turis dari Makassar yang mau ke Tana Toraja selalu lewat Pare Pare PP ,maka posisi Soppeng yang berada di tengah Sulawesi Selatan bisa dimanfaatkan apakah saat ke atau sepulang dari Tator dialihkan lewat jalur tengah Soppeng – Camba Maros yang sudah lebar dan mulus ataukah setelah jalanan bagus dialihkan lewat Buludua.
Peluang ini sebenarnya bisa ditangkap dan sangat memungkinkan kalau ada tempat rekreasi kereta gantung ,pengembangan konservasi hutan aren agrowisata di Buludua atau apabila dari utara ada Sao Mario Batu Batu dan terus ke kota kalong Watansoppeng .
Turis manca negara sangat senang kalau menempuh perjalanan tidak hanya satu jalur tetapi beberapa jalur perjalanan agar tidak membosankan . Sepanjang jalan peluang bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memasarkan kuliner khas Bugis jangan hanya bolu cukke tetapi peluang makanan minuman khas termasuk keraijnan tangan semua desa/kelurahan.
Potensi lain disebutkan H Amiruddin bahwa nama Sungai Walanae sudah mendunia bagus ditawarkan naik perahu dari Walimpong Desa Barae Kecamatan Marioriwawo ke Pacongkang Desa Barang Kecamatan Liliriaja dan bisa terus ke Cabenge Kecamatan Lilirilau dan Danau Tempe .Di Belanda tidak ada sungai tetapi hanya kanal justru dikemas sedemikian rupa dan begitu menjadi magnit pengunjung turis manca negara .Sepanjang perjalanan di sungai Walanae tentu para turis menyaksikan panorama alam yang indah hijau dan nyaman . Bisa dijadualkan setiap hari Kamis agar begitu sampai bisa berbelanja berbagai produk ,souvenir dan kuliner khas lokal di pasar Pacongkang .
Jadi kita bikin dan jual produk jangan paket biarkan nanti dia yang bikin paket yang mana mau dikunjungi . Makanya cukup jadi central transit karena fasilitas akomodasi dan restoran masih terbatas tetapi kalau sudah memungkinkan bisa long stay tampilkan berbagai atraksi seni budaya tradisional pappadendang ,pakkacapi dan lainnya .
Sebagai putra Soppeng H Amiruddin yang menguasai bahasa Inggeris,Belanda,Jepang,Perancis dan pernah bekerja sebagai pemandu wisata PT Facto Tourism LTD dan saat ini juga Staf Ahli di DPR RI Fraksi PAN bersedia membantu memasarkan sektor pariwisata Bumi Latemmamala ke manca negara. SDA Soppeng tidak kalah dengan Bali cuma belum ada investor atau pengusaha ataukah Perseroda Soppeng berinovasi untuk pengembangan destinasi sektor pariwisata . Pemerintah Kabupaten Soppeng diharap membuka peluang bagi investor yang sbermuara peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat sekaligus memasok pundi pundi PAD Soppeng .
Kepala Dinas Parpora Kabupaten Soppeng belum berhasil dikonfirmasi apakah sudah ada program ke depan atau ada kalender tetap sektor pariwisata yang bisa dijual keluar termasuk ke manca negara .(ard)

