Jalan Dibongkar, Nyawa Dipertaruhkan: Kritik untuk Sistem Kerja Infrastruktur Pemprov Sulsel

Ramzy
Ramzy 589 Pembaca
3 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, JENEPONTO – Kecelakaan tunggal kembali terjadi di ruas jalan poros Kabupaten Jeneponto, tepatnya di Kampung Camba Borong, Kecamatan Binamu, Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 19.15 WITA. Insiden ini menyoroti buruknya manajemen pekerjaan jalan yang berada di bawah tanggung jawab pemerintah, khususnya terkait keselamatan pengguna jalan.

Korban diketahui bernama Nabila, mahasiswa Institut Turatea Indonesia (INTI) Jeneponto dari Program Studi Ekonomi Pembangunan yang tengah menjalani program KKN Berdampak 2026. Saat kejadian, Nabila sedang dalam perjalanan menuju lokasi pengabdiannya di Posko Bontotangnga II.

Kondisi lalu lintas malam itu relatif lengang dan cuaca tidak hujan. Namun, tanpa diduga, ban depan motor yang dikendarainya tiba-tiba tergelincir di badan jalan yang sedang dalam kondisi rusak akibat pembongkaran. Nabila pun terjatuh dan mengalami cedera di bagian kepala.

Warga setempat yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Tamalate untuk mendapatkan penanganan medis.

Kecelakaan ini diduga kuat terjadi akibat proyek perbaikan jalan yang tidak dikelola dengan baik. Setelah dilakukan pembongkaran, ruas jalan tersebut dibiarkan begitu saja tanpa pengerjaan lanjutan dalam waktu yang jelas. Lebih parah lagi, tidak terdapat tanda peringatan atau rambu keselamatan di lokasi, terutama pada malam hari yang minim pencahayaan.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius terhadap sistem kerja dan pengawasan proyek infrastruktur jalan yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Proyek yang seharusnya meningkatkan kualitas jalan justru berubah menjadi ancaman bagi keselamatan masyarakat.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Polres Luwu Timur Siap Gelar Operasi Zebra
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!