PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Menjelang hari raya Idul Adha 1447 H tanggal 27 Mei 2026 mendatang ,di Kabupaten Soppeng saat ini ketersediaan sapi untuk hewan kurban ada sekitar 2.000 ekor milik masyarakat peternak dan kelompok ternak.
Jadi untuk hewan kurban di Soppeng tidak perlu mendatangkan dari luar daerah ,ungkap Kepala Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan (PKHP) Kabupaten Soppeng Ir Erman Asnawi M,Si ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya ,Senin 18 Mei 2026. .Angka 2.000 ekor tersebut belum termasuk penjualan keluar daerah serta yang dikirim antar pulau utamanya ke Kalimantan Timur . Ketersediaan 2.000 ekor tersebut sebagai antisipasi mengacu dari dari data kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng tahun lalu bahwa jumlah hewan kurban hari raya Idul Adha atau biasa disebut Idul Qurban tahun 1446 H/2025 M di 8 kecamatan mencapai 1.400 ekor .
Selain dari jumlah yang cukup kondisi kesehatan sapi yang siap dijadikan hewan kurban tersebut dinilai aman baik dari penyakit Anthrax, penyakit mulut dan kuku (PMK) ,Surra atau infeksi darah dan penyakit lainnya yang biasa menyerang sapi . Empat dokter hewan yang bertugas di Dinas PKHP proaktif turun melakukan pemantauan dan antisipasi melakukan vaksin berbagai penyakit menular untuk melindungi kesehatan hewan ternak agar aman dikomsumsi masyarakat.
“Mereka keempatnya dokter hewan perempuan dengan kendaraan pribadi bahkan kadang berjalan kaki turun ke desa desa sambil menggendong anak,” tambah Erman Asnawi tertawa .
Tentang harga sapi seperti biasa menjelang Idul Adha harganya bergerak naik dan lebih mahal dibanding menjelang Idul Fitri dan hari biasa . Harga daging sapi di pasar saat ini Rp140.000 per-kg,jelasnya.
Sapi bantuan Prabowo :
