Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan oleh Kabag Ops Polres Bulukumba Kompol Andi Akbar Munir, SE, SH, MH terkait teknis pelaksanaan pengamanan Operasi Ketupat 2026.
Dalam pemaparannya, ia menyampaikan bahwa dalam operasi ini Polres Bulukumba akan melibatkan sekitar 100 personel yang didukung oleh instansi terkait seperti TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, serta Dinas Kesehatan.
Selain itu, akan didirikan tiga pos pengamanan, yakni Pos Pelayanan di kawasan Pelabuhan Bira, Pos Terpadu di Kota Bulukumba tepatnya di depan Kantor Satlantas Polres Bulukumba, serta Pos Pengamanan di depan Pasar Tanete Kecamatan Bulukumpa.
Operasi Ketupat 2026 sendiri akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Setelah pelaksanaan operasi berakhir, kegiatan pengamanan akan tetap dilanjutkan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).
Rakor kemudian dilanjutkan dengan sesi penyampaian saran dan masukan dari para peserta yang hadir sesuai dengan bidang masing-masing. Seluruh instansi menyatakan siap mendukung serta membantu pelaksanaan pengamanan Operasi Ketupat 2026 di Kabupaten Bulukumba.
Di akhir kegiatan, Kapolres Bulukumba menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam rapat koordinasi tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan kontribusi semua pihak yang telah hadir dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama rangkaian Idul Fitri dan libur mudik. Mari kita laksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” tutup Kapolres. (Bara)

