Guna mempermudah akses, masyarakat dapat bergabung dalam program ini cukup dengan mendaftarkan diri secara daring maupun luring di kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara dengan menyertakan identitas resmi berupa KTP atau KK.
Ke depannya, Zainal membawa kabar baik dengan rencana perluasan cakupan mudik gratis hingga melintasi batas provinsi menuju wilayah Kalimantan Timur (Kaltim).
“Kami menargetkan tahun depan layanan ini bisa menjangkau rute yang lebih jauh, yakni ke Berau, Samarinda, hingga Balikpapan,” tutur sang Gubernur optimistis.
Ia juga menjamin aspek teknis perjalanan tidak dibiarkan begitu saja, di mana seluruh armada telah melewati uji kelayakan (ramp check) secara ketat dan para sopir dipastikan dalam kondisi fisik yang prima.
“Komitmen kami hanya satu: memastikan perjalanan para pemudik berjalan tertib, selamat, dan bebas kendala,” tegasnya kembali.
Zainal pun mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Kepolisian, Jasa Raharja, Damri, hingga dukungan Bank Indonesia yang bahu-membahu menyukseskan operasional mudik tahun ini.
Harapan besar Pemprov Kaltara adalah terciptanya tradisi mudik yang lebih aman, di mana risiko kecelakaan di jalan raya dapat ditekan seminimal mungkin melalui fasilitas yang disediakan pemerintah.
“Apresiasi setinggi-tingginya untuk semua pihak yang berkontribusi. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan transportasi bagi warga Kaltara,” pungkasnya. (*)
